ERNAWATI A, ERNAWATI A (2026) PENGARUH PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN SARI KACANG HIJAU DAN TELUR AYAM REBUS TERHADAP PENINGKATAN BB DAN TB ANAK STUNTING USIA 12-48 BULAN DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS ANUNTODEA TIPO. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.
2415201511198_SKRIPSI - Ernawati nhana.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstrak Ernawati nhana.pdf
Download (222kB)
Bab 1 Ernawati nhana.pdf
Download (230kB)
Daftar Pustaka Ernawati nhana.pdf
Download (194kB)
Abstract
PENGARUH PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN SARI KACANG HIJAU DAN TELUR AYAM REBUS TERHADAP PENINGKATAN BB DAN TB ANAK STUNTING
USIA 12-48 BULAN DI KELURAHAN BULURI WILAYAH
KERJA UPTD PUSKESMAS ANUNTODEA TIPO
Ernawati A, Miftakhur Rohmah
Universitas STRADA Indonesia
Email : nhanaamat@gmail.com
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di wilayah kerja UPTD Puskesmas Anuntodea Tipo, sehingga diperlukan intervensi gizi efektif berbasis pangan lokal untuk mendukung pertumbuhan balita. Kacang hijau dan telur ayam dipilih karena mudah diperoleh di masyarakat, terjangkau, serta merupakan sumber protein, energi, dan zat gizi mikro penting yang berperan dalam proses pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis lokal berupa kombinasi sari kacang hijau dan telur ayam rebus terhadap peningkatan berat badan dan tinggi badan balita stunting usia 12–48 bulan.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen menggunakan pendekatan one group pre-test and post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 12–48 bulan yang mengalami stunting di Kelurahan Buluri wilayah kerja Puskesmas Anuntodea Tipo sejumlah 44 anak dan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 40 sampel. Analisa data dengan uji paired t-test atau Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat badan balita meningkat dari 9,43 ± 1,178 kg menjadi 10,07 ± 1,184 kg dengan nilai p-value 0,000 (<0,05), sedangkan rata-rata tinggi badan meningkat dari 78,76 ± 4,549 cm menjadi 78,86 ± 4,534 cm dengan nilai p-value 0,000 (<0,05). Meskipun peningkatan tinggi badan relatif kecil, hasil analisis menunjukkan perubahan yang bermakna secara statistik.
Dapat disimpulkan bahwa pemberian PMT berbasis lokal berupa sari kacang hijau dan telur ayam rebus berpengaruh signifikan terhadap peningkatan berat badan dan tinggi badan balita stunting, sehingga berpotensi menjadi alternatif intervensi gizi yang efektif, terjangkau, dan berkelanjutan di tingkat komunitas.
Kata Kunci: Stunting; Pemberian Makanan Tambahan; Pangan Lokal; Kacang Hijau; Telur Ayam; Balita
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | WA Public Health > WA 695-722 Food. Food Safety |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Kebidanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username hadi |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 07:11 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 07:11 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1264 |
