Agustin, Yessy Dita (2026) EFEKTIVITAS PENYULUHAN TENTANG ASI EKSKLUSIF TERHADAP SIKAP IBU MENYUSUI YANG MEMBERIKAN SUSU FORMULA DINI DI DESA SUMBERMANJING WETAN. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.
Daftar pustaka Yeccy Dita.pdf
Download (282kB)
Bab 1 Yeccy Dita.pdf
Download (336kB)
Abstrak Yeccy Dita.pdf
Download (187kB)
2415201511472_SKRIPSI - Yeccy Dita.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Desa Sumbermanjing Wetan pada tahun 2024, hasil wawancara dari 10 ibu menyusui menunjukkan bahwa terdapat 8 ibu yang tidak menyusui secara eksklusif dan memilih untuk memberikan susu formula sejak dini karena mereka menganggap ASI saja tidak cukup dan anak mereka rewel serta lebih praktis. Sebanyak 2 orang memberikan ASI saja tanpa mencampur susu formula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling menyusui eksklusif secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu. Uji Wilcoxon (p < 0,000 < 0,05) mengkonfirmasi bahwa perubahan sikap ini signifikan secara statistik. Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, beberapa kesimpulan dapat ditarik sebagai berikut. Hasil uji Wilcoxon (p < 0,000 < 0,05) menunjukkan perbedaan yang signifikan, yang mengkonfirmasi efektivitas konseling secara statistik. 3. Pengaruh Konseling terhadap Sikap a. Konseling juga meningkatkan sikap positif ibu terhadap menyusui eksklusif. Sebelum konseling, sebagian besar memiliki sikap negatif (76,7%), sedangkan setelah konseling, sebagian besar memiliki sikap positif (83,3%).
Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Desa Sumbermanjing Wetan pada tahun 2024, diperoleh wawancara dengan 10 ibu menyusui. Ditemukan bahwa delapan ibu tidak menyusui secara eksklusif dan memilih untuk memberikan susu formula sejak dini karena mereka percaya ASI saja tidak cukup dan anak-anak mereka rewel, dan itu lebih praktis. Dua ibu menyusui secara eksklusif tanpa mencampur susu formula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling menyusui eksklusif secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu. Uji Wilcoxon (p < 0,000 < 0,05) mengkonfirmasi bahwa perubahan sikap ini signifikan secara statistik. Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, beberapa kesimpulan dapat ditarik sebagai berikut. Hasil uji Wilcoxon (p < 0,000 < 0,05) menunjukkan perbedaan yang signifikan, yang mengkonfirmasi efektivitas konseling secara statistik. 3. Pengaruh Konseling terhadap Sikap a. Konseling juga meningkatkan sikap positif para ibu terhadap pemberian ASI eksklusif. Sebelum konseling, sebagian besar memiliki sikap negatif (76,7%), sedangkan setelah konseling, sebagian besar memiliki sikap positif (83,3%).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | WQ Obstetrics > WQ 152-175 Childbirth. Prenatal Care |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Kebidanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username hadi |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 10:28 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 10:28 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1286 |
