PENGARUH PARITAS TERHADAP RISIKO TERJADINYA PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU HAMIL DI RS SITI KHODIJAH KECAMATAN GURAH KABUPATEN KEDIRI

Purwitayuni, Nur Rochma (2026) PENGARUH PARITAS TERHADAP RISIKO TERJADINYA PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU HAMIL DI RS SITI KHODIJAH KECAMATAN GURAH KABUPATEN KEDIRI. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of Daftar pustaka NUR ROCHMA PURWITAYUNI.pdf] Text
Daftar pustaka NUR ROCHMA PURWITAYUNI.pdf

Download (270kB)
[thumbnail of BAB 1  NUR ROCHMA PURWITAYUNI.pdf] Text
BAB 1 NUR ROCHMA PURWITAYUNI.pdf

Download (417kB)
[thumbnail of Abstrak NUR ROCHMA PURWITAYUNI.pdf] Text
Abstrak NUR ROCHMA PURWITAYUNI.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of 2415201511098_ SKRIPSI - NUR ROCHMA PURWITAYUNI.pdf] Text
2415201511098_ SKRIPSI - NUR ROCHMA PURWITAYUNI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tingginya paritas pada ibu hamil maka beresiko mengalami preeklampsia berat. Preeklampsia berat ditandai dengan timbulnya hipertensi 160/110 mmHg atau lebih disertai proteinuria dan/atau edema pada kehamilan 20 minggu atau lebih. Ibu yang memiliki paritas > 3 dibandingkan ibu yang memiliki paritas 1-3. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh paritas terhadap risiko terjadinya preeklampsia berat pada ibu hamil di RS Siti Khodijah Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.
Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden diambil dengan teknik purposive sampling. Populasi sebanyak 53 orang dengan sampel sebanyak 30 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah paritas dan variabel dependen adalah risiko terjadinya preeklampsia berat pada ibu hamil. Hasil uji statistik menggunakan fisher's exact test dengan nilai α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukan bahwa paritas pada ibu hamil diketahui hampir seluruh responden sebanyak 25 (83.3%) dalam kategori paritas tidak beresiko. Risiko terjadinya preeklampsia berat pada ibu hamil diketahui hampir seluruh responden sebanyak 27 (90.0%) dalam kategori tidak berisiko PEB.
Hasil uji statistik diketahui ada pengaruh paritas terhadap risiko terjadinya preeklampsia berat pada ibu hamil, diperoleh nilai p value sebesar 0,002 < α = 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi paritas pada ibu hamil maka beresiko terjadi preeklampsia berat. Diharapkan agar Bidan diharapkan proaktif memberikan edukasi mengenai kaitan paritas dengan risiko preeklampsia berat, khususnya pada primipara (hamil pertama) dan multipara tinggi (>4) yang memiliki risiko lebih tinggi.

Kata Kunci : Ibu Hamil, Paritas, Preeklampsia Berat

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: WQ Obstetrics > WQ 200-212 Reproduction. Pregnancy
Divisions: Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with username hadi
Date Deposited: 31 Mar 2026 08:22
Last Modified: 31 Mar 2026 08:22
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1311

Actions (login required)

View Item
View Item