HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN TERJADINYA STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA BADAL PANDEAN KECAMATAN NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI

Nurhayati, Rina (2026) HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN TERJADINYA STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA BADAL PANDEAN KECAMATAN NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of Daftar Pustaka Rina Nurhayati.pdf] Text
Daftar Pustaka Rina Nurhayati.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Abstrak Rina Nurhayati.pdf] Text
Abstrak Rina Nurhayati.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab 1  Rina Nurhayati.pdf] Text
Bab 1 Rina Nurhayati.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 2415201511102_SKRIPSI - Rina Nurhayati.pdf] Text
2415201511102_SKRIPSI - Rina Nurhayati.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masy arakat yang serius di Indonesia dengan prevalensi nasional 21,5% pada tahun 2023. Pola asuh orang tua diduga menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola asuh dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Badal Pandean, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 30 balita yang dipilih melalui accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Parenting Style and Dimensions Questionnaire-Short Form (PSDQ-SF) yang telah diadaptasi ke bahasa Indonesia dan pengukuran antropometri tinggi badan/panjang badan. Analisis data menggunakan Fisher Exact Test dengan tingkat signifikansi α=0,05.
Hasil penelitian menunjukkan 70% responden memiliki pola asuh baik dan 53,3% balita mengalami stunting. Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara pola asuh dengan kejadian stunting (p=0,017). Nilai Risk Ratio 0,429 (95% CI: 0,237-0,775) menunjukkan bahwa pola asuh baik bersifat protektif terhadap stunting, sementara Odds Ratio 13,000 (95% CI: 1,360-124,297) mengindikasikan balita dengan pola asuh kurang memiliki peluang 13 kali lebih besar mengalami stunting.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola asuh dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Diperlukan program edukasi dan konseling intensif tentang pola asuh yang baik kepada orang tua balita untuk mencegah stunting.
Kata kunci: Pola asuh, stunting, balita, status gizi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: WA Public Health > WA 695-722 Food. Food Safety
Divisions: Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with username hadi
Date Deposited: 01 Apr 2026 04:42
Last Modified: 01 Apr 2026 04:42
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1313

Actions (login required)

View Item
View Item