Yeslin, Yeslin (2026) HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN PADA REMAJA USIA 15-19 TAHUN. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.
Daftar Pustaka Yeslin Yeslin.pdf
Download (189kB)
Bab 1 Yeslin Yeslin.pdf
Download (231kB)
Abstrak Yeslin Yeslin.pdf
Download (221kB)
2415201511471- SKRIPSI - Yeslin Yeslin.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kehamilan remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Towulu Kabupaten Sigi. Kehamilan pada usia 15–19 tahun berisiko menimbulkan dampak kesehatan maternal dan neonatal serta masalah sosial. Faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian kehamilan remaja adalah rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan kurangnya peran orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran orang tua dan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan kejadian kehamilan pada remaja usia 15–19 tahun di wilayah kerja Puskesmas Towulu.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja usia 15–19 tahun sebanyak 99 orang, dengan sampel sebanyak 79 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan remaja, peran orang tua, dan status kehamilan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki peran baik dari orang tua (54,4%), tingkat pengetahuan kurang (40,5%), dan mayoritas tidak mengalami kehamilan (59,5%). Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua yang baik dengan kejadian kehamilan remaja (p-value = 0,000) serta terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan remaja dengan kejadian kehamilan remaja (p- value = 0,000).
Disimpulkan bahwa peran orang tua yang baik dan tingkat pengetahuan remaja berhubungan signifikan dengan kejadian kehamilan pada remaja usia 15–19 tahun. Disarankan agar remaja meningkatkan partisipasi dalam edukasi kesehatan reproduksi, orang tua memperkuat komunikasi dan pengawasan, serta tenaga kesehatan mengoptimalkan layanan ramah remaja melalui program terpadu. Peneliti selanjutnya diharapkan menambahkan variabel lain seperti pengaruh teman sebaya dan media sosial serta menggunakan desain penelitian yang lebih kuat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | WQ Obstetrics > WQ 200-212 Reproduction. Pregnancy |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Kebidanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username hadi |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 04:37 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 04:37 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1324 |
