PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA (SC) DI RUANG NIFAS RSUD KAIMANA

POKKO, SENDIKA MARTI R (2026) PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA (SC) DI RUANG NIFAS RSUD KAIMANA. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of Daftar pUstaka Sendika Restinli.pdf] Text
Daftar pUstaka Sendika Restinli.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of Bab 1 Sendika Restinli.pdf] Text
Bab 1 Sendika Restinli.pdf

Download (260kB)
[thumbnail of Abstrak Sendika Restinli.pdf] Text
Abstrak Sendika Restinli.pdf

Download (229kB)
[thumbnail of 2415201511400_SKRIPSI - Sendika Restinli.pdf] Text
2415201511400_SKRIPSI - Sendika Restinli.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Mobilisasi dini merupakan intervensi non-farmakologis yang penting bagi ibu post-sectio caesarea (SC) untuk mencegah komplikasi dan mempercepat penyembuhan luka. Namun, penerapannya masih bervariasi dan belum optimal di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Kaimana.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mobilisasi dini terhadap proses penyembuhan luka SC pada ibu postoperasi di ruang nifas RSUD Kaimana.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasi-eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group design. Jumlah sampel sebanyak 65 responden, terdiri atas kelompok kontrol (n = 33) dan kelompok intervensi (n = 32) yang dipilih menggunakan total sampling. Mobilisasi dini dilakukan dalam 6 jam pertama postoperasi sesuai protokol.
Penyembuhan luka dinilai pada hari ke-3 dan hari ke-6 menggunakan lembar observasi. Analisis perbedaan antar kelompok dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney, sedangkan perubahan dalam kelompok diuji menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05
Hasil: Uji Mann–Whitney menunjukkan bahwa pada hari ke-3 tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan intervensi (p = 0,067). Pada hari ke-6, terdapat perbedaan signifikan dengan penyembuhan lebih baik pada kelompok intervensi (p = 0,012). Uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan penyembuhan yang signifikan dari hari ke-3 ke hari ke-6 baik pada kelompok kontrol (p = 0,004) maupun intervensi (p = 0,025). Kelompok intervensi didominasi kategori sembuh baik sejak hari ke-3 (84,4%) dan stabil hingga hari ke-6, sedangkan kelompok kontrol menunjukkan peningkatan lebih lambat.
Kesimpulan: Mobilisasi dini terbukti berpengaruh terhadap percepatan penyembuhan luka SC, terutama pada hari ke-6 postoperasi. Mobilisasi dini direkomendasikan sebagai bagian rutin asuhan keperawatan pada ibu post-SC untuk mempercepat pemulihan luka dan mencegah komplikasi.

Kata Kunci: mobilisasi dini, penyembuhan luka, sectio caesarea, postoperasi, keperawatan maternitas

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: WQ Obstetrics > WQ 1-150 Reference Works. General Works
Divisions: Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with username hadi
Date Deposited: 02 Apr 2026 06:10
Last Modified: 02 Apr 2026 06:10
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1330

Actions (login required)

View Item
View Item