Analisis Perawatan Luka Pada Pasien Dengan Diabetic Foot Ulcer (Dfu) Menggunakan Ekstrak Madu Dan Aloe Vera Di Puskesmas Sambit Ponorogo

WICAKSANA, YUAN MANDIRA (2023) Analisis Perawatan Luka Pada Pasien Dengan Diabetic Foot Ulcer (Dfu) Menggunakan Ekstrak Madu Dan Aloe Vera Di Puskesmas Sambit Ponorogo. Undergraduate thesis, IIK STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2111A0179-2023-abstrak.pdf] Text
2111A0179-2023-abstrak.pdf

Download (249kB)
[thumbnail of 2111A0179-2023-bab1.pdf] Text
2111A0179-2023-bab1.pdf

Download (333kB)
[thumbnail of 2111A0179-2023-daftarpustaka.pdf] Text
2111A0179-2023-daftarpustaka.pdf

Download (164kB)
[thumbnail of 2111A0179-2023-full.pdf] Text
2111A0179-2023-full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (658kB)
[thumbnail of PUBLIKASI - Yuan Mandira.pdf] Text
PUBLIKASI - Yuan Mandira.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (133kB)

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis akibat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak efektif insulin yang dihasilkan. Tingginya kejadian DM menyebabkan peningkatan komplikasi seperti retinopati diabetik, nefropati diabetik, stroke, penyakit arteri koroner, Diabetic Foot Ulcer (DFU) dan lainnya. Wilayah kerja Puskesmas Sambit diabetes mellitus menduduki 7 dari 10 penyakit dengan prosentase 4,14%. Kasus DFU di Puskesmas Sambit sebanyak 439 penderita pada 2021. Tatalaksana gangguan integritas kulit yaitu dilakukan perawatan luka tekan dan latihan rentan gerak. Tatalaksana dressing dapat dilakukan dengan menggunakan pengobatan herbal seperti ekstrak madu dan aloe vera. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi luka DFU sebelum, sesudah serta menganalisis pengaruh rawat luka menggunakan ekstrak madu dan aloe vera terhadap luka. Pendekatan penelitian ini pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisis menggunakan Kolmogorof-Serminov. Populasi dari semua pasien dengan Diabetic Foot Ulcer (DFU) dan diambil 17 responden. Dari analisis data ditemukan: 1) ada pengaruh perawatan luka DFU menggunakan ekstrak madu kombinasi aloe vera terhadap perkembangan luka. Sebelum dilakukan rawat luka, keadaan luka dari 17 responden mengalami kategori tidak beregenerasi. Setelah dilakukan rawat luka dan dievaluasi BWAT (Bates- jensen Wound Assesment Tool), terjadi penurunan nilai rerata yang sebelumnya 25,24 menjadi 16,76. Hasil uji t diperoleh nilai Sig. (2-tailed)=0,000 yang berarti lebih kecil dari dari α 0,05 dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Prosentase pengaruh terhadap perkembangan luka sebesar 82,4% menunjukkan adanya regenerasi pada luka dan 17,6% tidak beregenerasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perawatan Luka DFU, Ekstrak Madu dan Aloe Vera
Subjects: W General Medicine, Health Professions > W 68-81 Access to Health Information and Health Care. Medical Economics
Divisions: Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Keperawatan
Depositing User: Dyan Suwartiningsih
Date Deposited: 08 Apr 2026 05:05
Last Modified: 08 Apr 2026 05:05
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1338

Actions (login required)

View Item
View Item