Vitiasaridessy, Feny (2026) Pengaruh Faktor Sosial Budaya Dan Dukungan Keluarga Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 6 – 12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Jarak Kulon Kabupaten Jombang. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.
2151B2033 Feny Vitiasaridessy.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
2151B2033 Feny Vitiasaridessy - Cover.pdf
Download (137kB)
2151B2033 Feny Vitiasaridessy - bab 1.pdf
Download (164kB)
2151B2033 Feny Vitiasaridessy - daftar pustaka.pdf
Download (186kB)
Abstract
Sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan kepada bayinya dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Sedangkan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif antara lain kondisi ekonomi, lingkungan, masalah laktasi dukungan keluarga terutama suami, dan sosial budaya yang ada di Masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor sosial budaya dukungan keluarga terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 – 12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Jarak Kulon Kabupaten Jombang.
Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan di wilayah penelitian, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 157 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur faktor sosial budaya, dukungan keluarga, dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai, serta multivariat untuk mengetahui pengaruh faktor sosial budaya dan dukungan keluarga secara simultan terhadap keberhasilan ASI eksklusif.
Hasil analisis test statistic menunjukan bahwa variabel sosial budaya terbukti berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan ASI dengan nilai p-value sebesar 0,027. Di sisi lain, variabel dukungan keluarga menunjukkan pengaruh yang lebih dominan dan sangat signifikan dengan p-value sebesar 0,005. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa dalam proses keberhasilan pemberian ASI eksklusif bukan hanya ibu yang mendapat edukasi, tetapi pihak keluarga juga perlu diberikan edukasi. Suami berperan besar dalam memberikan dukungan emosional dan instrumental, seperti memberi semangat, membantu pekerjaan rumah, serta memastikan ibu memiliki waktu dan kondisi fisik yang memadai untuk menyusui. Apabila orang tua mendukung ASI eksklusif dan tidak mendorong pemberian makanan atau minuman tambahan sebelum usia 6 bulan, ibu akan lebih percaya diri dan konsisten dalam mempertahankan praktik menyusui.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SI Eksklusif, Faktor Sosial Budaya, Faktor Dukungan Keluarga |
| Subjects: | WS Pediatrics > WS 113-132 Child Care. Nutrition |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nunung Liberty |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 05:06 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 05:18 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1349 |
