Yustri, Enna (2026) Pengaruh Wall Clock Arm Stretch Terhadap Nyeri Dan Range Of Motion Pada Kasus Frozen Shoulder Di RSJD Kolonel H. M. Syukur Jambi. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.
235112072 Enna Yustri.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
235112072 Enna Yustri - cover.pdf
Download (120kB)
235112072 Enna Yustri - Bab 1.pdf
Download (235kB)
235112072 Enna Yustri - daftar pustaka.pdf
Download (266kB)
Abstract
Latarbelakang: Frozen shoulder merupakan gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan nyeri bahu, kekakuan sendi, dan penurunan range of motion (ROM) yang signifikan sehingga mengganggu aktivitas fungsional sehari-hari. Modalitas fisioterapi konvensional seperti InfraRed (IR), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), dan Ultrasound (US) telah banyak digunakan, namun diperlukan latihan aktif tambahan untuk meningkatkan hasil rehabilitasi. Wall Clock Arm Stretch merupakan latihan peregangan aktif berbasis gerakan fungsional yang bertujuan meningkatkan fleksibilitas, mengurangi nyeri, dan memperbaiki mobilitas sendi, tetapi penggunaannya pada kasus frozen shoulder masih terbatas Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Wall Clock Arm Stretch terhadap penurunan nyeri dan peningkatan ROM pada pasien frozen shoulder. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif quasi experiment dengan pendekatan pre and post test with control group. Sampel berjumlah 100 pasien yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 50 kelompok kontrol (IR, TENS, US) dan 50 kelompok intervensi (IR, TENS, US, dan Wall Clock Arm Stretch). Pengukuran nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan ROM menggunakan goniometer. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami penurunan intensitas nyeri dan peningkatan ROM yang lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Latihan Wall Clock Arm Stretch terbukti efektif membantu peregangan kapsul sendi, meningkatkan sirkulasi jaringan, serta memperbaiki fungsi gerak bahu. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut, wall clock arm stretch tidak hanya berperan dalam penurunan nyeri dan peningkatan ROM tetapi juga mendukung perbaikan fungsi gerak bahu melalui mekanisme peregangan aktif dan peningkatan fleksibilitas jaringan sekitar sendi. Oleh karena itu wall clock arm stretch dapat direkomendasikan sebagai terapi tambahan dalam program fisioterapi pasien frozen shoulder untuk mempercepat pemulihan dan peningkatan kualitas hidup pasien.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | rozen Shoulder, Wall Clock Arm Stretch, Nyeri, Range Of Motion, Fisioterapi |
| Subjects: | WA Public Health > WA 1-106 Reference Works. General Work WA Public Health > WA 108-245Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nunung Liberty |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 06:48 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 06:48 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1350 |
