Analisis Hubungan Beban Kerja Dan Postur Terhadap Work Related Musculosceletal Disorders Pada Fisioterapis Di Jabodetabek

Margaret, Josephina Deborah (2026) Analisis Hubungan Beban Kerja Dan Postur Terhadap Work Related Musculosceletal Disorders Pada Fisioterapis Di Jabodetabek. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 235112078 Josephina Deborah.pdf] Text
235112078 Josephina Deborah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of 235112078 Josephina Deborah - cover.pdf] Text
235112078 Josephina Deborah - cover.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 235112078 Josephina Deborah - Bab 1.pdf] Text
235112078 Josephina Deborah - Bab 1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 235112078 Josephina Deborah - daftar pustaka.pdf] Text
235112078 Josephina Deborah - daftar pustaka.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Fisioterapis memiliki risiko tinggi mengalami Work Related Musculoskeletal Disorders (WRMDs) akibat tuntutan pekerjaan yang melibatkan aktivitas fisik berulang, beban kerja tinggi, serta postur kerja yang tidak ergonomis. Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan muskuloskeletal yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas kerja fisioterapis. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan postur kerja terhadap kejadian WRMDs. Tujuan: Mengetahui hubungan antara beban kerja dan postur kerja terhadap kejadian Work Related Musculoskeletal Disorders pada fisioterapis di wilayah Jabodetabek. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 119 fisioterapis di wilayah Jabodetabek yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah beban kerja dan postur kerja, sedangkan variabel dependen adalah kejadian WRMDs. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner beban kerja dan keluhan muskuloskeletal serta analisis postur kerja menggunakan aplikasi PhysioMaster. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar fisioterapis mengalami keluhan WRMDs, dengan lokasi keluhan terbanyak pada punggung bawah, lutut, dan siku. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja dan postur kerja dengan kejadian WRMDs.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara beban kerja dan postur kerja terhadap kejadian Work Related Musculoskeletal Disorders pada fisioterapis di Jabodetabek. Diskusi : Berdasarkan teori cumulative trauma disorder, beban kerja tinggi dan postur non-ergonomis menimbulkan stres biomekanik berulang yang melebihi kapasitas adaptasi otot, sehingga memicu penurunan aliran darah, inflamasi, dan nyeri muskuloskeletal.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Beban Kerja, Postur Kerja, Work Related Musculoskeletal Disorders, Fisioterapis.
Subjects: WE Musculoskeletal System > WE 1-141 Reference Works. General Works
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 08 May 2026 02:27
Last Modified: 08 May 2026 02:58
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1367

Actions (login required)

View Item
View Item