Pramanik, Iis Dewi (2026) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pelaksanaan Triase Pada Pasien Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Kartika Kasih. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.
235212003_Iis Dewi Pramanik.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
235212003_Iis Dewi Pramanik - Cover.pdf
Download (1MB)
235212003_Iis Dewi Pramanik - Bab 1.pdf
Download (1MB)
235212003_Iis Dewi Pramanik - Daftar pustaka.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pendahuluan: Triase yang akurat di Departemen Gawat Darurat (ED) sangat penting untuk memastikan perawatan pasien yang tepat waktu dan tepat berdasarkan tingkat keparahan klinis. Keputusan triase yang tidak akurat dapat menyebabkan penundaan pengobatan, hasil klinis yang merugikan, dan penurunan kualitas perawatan. Terlepas dari pentingnya, ada bukti terbatas mengenai faktor- faktor yang mempengaruhi akurasi triase di antara tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang terkait dengan akurasi triase di UGD RS Kartika Kasih. Metode: studi cross- sectional analitisnya dilakukan di antara tenaga kesehatan yang bekerja di UGD RS Kartika Kasih. Peserta dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang divalidasi yang menilai tingkat pengetahuan, keterampilan triase, pengalaman bertahun-tahun, dan pelatihan triase. Akurasi triase berfungsi sebagai variabel dependen. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk analisis bivariat dan regresi logistik berganda untuk mengidentifikasi prediktor independen akurasi triase. Signifikansi statistik ditetapkan pada p < 0,05. Hasil: Sebagian besar peserta menunjukkan pengetahuan yang baik dan keterampilan triase yang memadai; namun, partisipasi dalam pelatihan triase formal terbatas. Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, pengalaman bertahun-tahun, pelatihan, dan akurasi triase (p < 0,05). Regresi logistik multivariat mengungkapkan bahwa tingkat pengetahuan adalah prediktor paling dominan dari keputusan triase yang akurat (OR = 51,257, p < 0,05). Pengalaman dan pelatihan bertahun-tahun juga tetap menjadi prediktor independen yang signifikan. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan, pengalaman bertahun-tahun, keterampilan triase, dan pelatihan secara signifikan dikaitkan dengan akurasi triase di ED. Pengetahuan muncul sebagai prediktor terkuat. Memperkuat pendidikan berkelanjutan dan program pelatihan triase berbasis simulasi terstruktur dapat meningkatkan akurasi pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas perawatan darurat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akurasi Triase, Unit Gawat Darurat, Pengetahuan, Keterampilan, Pelatihan, Pengalaman Kerja |
| Subjects: | WY Nursing > WY 1-49 Reference Works |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > S2 Keperawatan |
| Depositing User: | Nunung Liberty |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 05:57 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:26 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1394 |
