Faktor Risiko Kejadian Malaria Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ledeunu Kabupaten Sabu Raijua

Tuka, Oktofianus Radja (2023) Faktor Risiko Kejadian Malaria Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ledeunu Kabupaten Sabu Raijua. Masters thesis, IIK STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2151B2073 JURNAL - Oktofianus Radja Tuka.pdf] Text
2151B2073 JURNAL - Oktofianus Radja Tuka.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of 2151B2073_Cover - Oktofianus Radja.pdf] Text
2151B2073_Cover - Oktofianus Radja.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of 2151B2073_BAB1 - Oktofianus Radja.pdf] Text
2151B2073_BAB1 - Oktofianus Radja.pdf

Download (420kB)
[thumbnail of 2151B2073_DaftaraPustaka - Oktofianus Radja.pdf] Text
2151B2073_DaftaraPustaka - Oktofianus Radja.pdf

Download (408kB)

Abstract

Penyakit malaria dapat menyebabkan penuruan produktivitas karena malaria pada balita dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita. Provinsi NTT merupakan provinsi dengan insiden dan prevalensi malaria tertinggi ke tiga yaitu sebesar (6,8% dan 23,3%) setelah provinsi Papua dan Papua Barat dengan insiden prevalensi (9,8% dan 28,6%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh antara faktor risiko dengan kejadian malaria pada balita di wilayah kerja puskesmas Ledeunu Kabupaten Sabu Rijua. Hal tersebut membuat peneliti ingin mencari tahu hal-hal apa saja yang mempengaruhi kejadian malaria pada balita, salah satunya adalah di puskesmas Ledeunu Kabupaten Sabu. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, peneliti akan menganalisa pengaruh pengetahuan ibu balita, penggunaan kelambu, penggunaan racun nyamuk, keberadaan kawat kasa, konstruksi dinding rumah dan perilaku dan keberadaan kandang ternak terhadap kejadian malaria. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan dase control. Sampel dikumpulkan dengan cara teknik random sampling sebanyak 160 balita yang terdiri dari 80 balita yang menderita malaria dan 80 balita yang bebas malaria. Analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistic. Berdasarkan hasil analisis Analisis bivariat faktor risiko pengetahuan ibu balita (OR=2,6, 95%Cl=1,246-5,348), penggunaan kelambu (OR= 2,8, 95% Cl= 1,481-5.402),Penggunaan kawat kasa (OR=0,39, 95%Cl=0,188-0,823),konstruksi dinding rumah (OR= 2,3, 95%Cl= 1,226-4,546), racun nyamuk (OR= 0,47, 95%Cl= 0,248-0,906),dan keberadaan kandang(OR=1,2, 95%Cl=0,690- 2,390). Dari analisis multivariat didapatkan faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian malaria adalah: penggunaan kelambu, konstruksi dinding rumah dan penggunaan racun nyamuk. Faktor yang paling dominan penggunaan kelambu dengan p=0,001 Confidence Interval (CI)95%=1,481-5.402. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bila penggunaan kelambu, konstruksi dinding rumah,racun nyamuk memiliki probabilitas/kemungkinan berisiko terkena malaria sebesar 97%.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Malaria; Balita
Subjects: WS Pediatrics > WS 200-220 General Diseases of Children and Adolescents
WA Public Health > WA 300-395 Health Issues of Special Population Groups
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 07 Jul 2026 07:42
Last Modified: 07 Jul 2026 08:12
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1409

Actions (login required)

View Item
View Item