Wulan, Komang Rhismala Oktaryanti (2026) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Dan Loyalitas Karyawan Di RSU Kasih Ibu Kota Denpasar. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.
235112080 Komang Rhismala.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
235112080 Komang Rhismala - cover.pdf
Download (1MB)
235112080 Komang Rhismala - bab 1.pdf
Download (1MB)
235112080 Komang Rhismala - daftar pustaka.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam keberhasilan rumah sakit swasta karena kinerja dan loyalitas tenaga kesehatan sangat menentukan mutu pelayanan. RSU Kasih Ibu Kota Denpasar menghadapi permasalahan tingginya turnover tenaga kesehatan serta Bed Occupancy Rate (BOR) yang masih berada pada angka 68%, yang menunjukkan belum optimalnya kinerja operasional. Kondisi ini menuntut pengelolaan SDM yang lebih efektif. Faktor internal organisasi seperti kompensasi, motivasi kerja, gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, budaya kerja, dan lingkungan kerja diduga memengaruhi kinerja dan loyalitas tenaga kesehatan.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan RSU Kasih Ibu Kota Denpasar sebanyak 125 orang, yang seluruhnya dijadikan sampel (total sampling). Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA).
Hasil: Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,352; p = 0,000) dan loyalitas tenaga kesehatan (β = 0,287; p = 0,001). Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja (β = 0,295; p = 0,004), tetapi tidak signifikan terhadap loyalitas (β = 0,112; p = 0,158). Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja (β = 0,401; p = 0,000) dan loyalitas (β = 0,315; p = 0,000), serta menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi kinerja. Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja (β = 0,189; p = 0,029), namun tidak terhadap loyalitas. Budaya kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja (β = 0,243; p = 0,003) dan loyalitas (β = 0,268; p = 0,001). Lingkungan kerja memoderasi hubungan kepuasan kerja terhadap loyalitas (β = 0,198; p = 0,007).
Kesimpulan: Gaya kepemimpinan merupakan faktor paling dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan karena perannya yang langsung dalam mengarahkan, memotivasi, dan mengoordinasikan tenaga kesehatan. Penguatan kepemimpinan, perbaikan sistem kompensasi, dan pengembangan budaya kerja yang positif menjadi strategi penting untuk meningkatkan kinerja, loyalitas, dan mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC).
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kinerja Karyawan; Loyalitas Tenaga Kesehatan; Gaya Kepemimpinan; Kompensasi; Rumah Sakit Swasta |
| Subjects: | WX Hospitals and Other Health Facilities > WX 1-100 Reference Works. General Work |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nunung Liberty |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:17 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:22 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1425 |
