Sanjiwani, Kadek Siska Febri (2022) Penerapan Teori Health Belief Model Pada Masyarakat Terhadap Upaya Perilaku Pencegahan Covid 19 Di Desa Penarukan Kabupaten Buleleng. Masters thesis, Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia.
1952B0008 KADEK SISKA FEBRI SANJIWANI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12MB)
1952B0008 KADEK SISKA FEBRI SANJIWANI - cover.pdf
Download (415kB)
1952B0008 KADEK SISKA FEBRI SANJIWANI - Bab 1.pdf
Download (485kB)
1952B0008 KADEK SISKA FEBRI SANJIWANI - daftar pustaka.pdf
Download (424kB)
Abstract
Latar belakang : Masalah kesehatan dunia yang saat ini menjadi sorotan dan sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari dunia kesehatan dan masyarakat umum adalah penyakit akibat virus corona (Covid-19). Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng terus mengalami peningkatan, ini terbukti dari jumlah kasus positif yang mencapai 709 orang, dari jumlah itu 596 dinyatakan sembuh, dan 13 orang meninggal dunia dan masih ada 100 orang yang sedang menjalani perawatan. Perilaku pencegahan Covid-19 dapat dilakukan dengan menggunakan masker pada saat keluar rumah, mencuci tangan dan menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain (3M) serta melakukan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Pengetahuan dan tindakan yang nyata dari pemerintah dan masyarakat terkait PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) akan senantiasi mampu menurunkan jumlah kasus Covid-19, sehingga masa pandemi Covid-19 dapat berakhir dengan cepat.
Metode : Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Rancang bangun penelitian ini termasuk dalam penelitian cross sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh masyarakat di Desa Penarukan Kecamatan Buleleng, sampel yang diambil sebanyak 373 responden.
Hasil : Hasil penelitian nya adalah perilaku pencegahan Covid-19 di Desa Penarukan Kabupaten Buleleng masih cukup besar, ini disebabkan karena masyarakat cukup banyak yang melakukan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak minimal 1 meter). Dari data responden di Desa Penarukan Kabupaten Buleleng yang melakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak minimal 1 meter) hanya 368 responden dari 373 responden, sisanya yaitu 5 responden yang tidak melakukan 3M dan PHBS.
Kesimpulan : Perceived susceptibility (X1), perceived severity (X2), perceived benefits (X3), perceived barriers (X4), cues to action (X5), dan self-efficacy (X6) memberikan kontribusi atau pengaruh terhadap pencegahan Covid-19 (Y) sebesar 80,4%, dan sisanya sebesar 19,6% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak di teliti.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Covid-19, Pencegahan Covid-19, Teori Health Belief Model |
| Subjects: | W General Medicine, Health Professions > W 1-28 Reference Work, General Works WA Public Health > WA 108-245Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nunung Liberty |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 06:24 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 06:33 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1430 |
