Pengaruh Teknik Mozaik Dan Plastisin (Playdough) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Dan Kreativitas Anak Usia 3-4 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Tinggede Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi

Asmawaty, Asmawaty (2026) Pengaruh Teknik Mozaik Dan Plastisin (Playdough) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Dan Kreativitas Anak Usia 3-4 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Tinggede Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2413101110003 Asmawaty.pdf] Text
2413101110003 Asmawaty.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of 2413101110003 Asmawaty - cover.pdf] Text
2413101110003 Asmawaty - cover.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 2413101110003 Asmawaty - Bab 1.pdf] Text
2413101110003 Asmawaty - Bab 1.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 2413101110003 Asmawaty - daftar pustaka.pdf] Text
2413101110003 Asmawaty - daftar pustaka.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kemampuan motorik halus dan kreativitas merupakan aspek penting dalam Kemampuan motorik halus dan kreativitas merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu distimulasi melalui kegiatan bermain edukatif seperti teknik mozaik dan plastisin (playdough). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik mozaik dan plastisin (playdough) terhadap kemampuan motorik halus dan kreativitas anak usia 3–4 tahun di wilayah kerja Puskesmas Tinggede Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan pendekatan pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 90 anak usia 3–4 tahun yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 45 anak kelompok teknik mozaik dan 45 anak kelompok plastisin (playdough). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi kemampuan motorik halus dan kreativitas anak sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji regresi logistik berganda dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak sesudah pemberian teknik mozaik sebagian besar berada pada kategori berkembang sesuai harapan sebanyak 26 responden (57,8%), sedangkan sesudah pemberian plastisin sebagian besar berada pada kategori berkembang sesuai harapan sebanyak 17 responden (37,8%). Kreativitas anak sesudah pemberian teknik mozaik hampir setengah berada pada kategori sangat kreatif sebanyak 18 responden (40,0%), sedangkan sesudah pemberian plastisin hampir setengah berada pada kategori kreatif sesuai usia sebanyak 20 responden (44,4%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh teknik mozaik dan plastisin terhadap kemampuan motorik halus dan kreativitas anak. Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa teknik mozaik lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus dibandingkan plastisin (p = 0,001; OR = 0,329), sedangkan plastisin lebih efektif dalam meningkatkan kreativitas anak dibandingkan mozaik (p = 0,000; OR = 4,363). Teknik mozaik dan plastisin (playdough) berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan motorik halus dan kreativitas anak usia dini. Oleh karena itu, kedua metode tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif stimulasi perkembangan anak usia dini.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Teknik Mozaik, Plastisin (Playdough), Motorik Halus, Kreativitas, Anak Usia Dini.
Subjects: WS Pediatrics > WS 103-105 Growth and Development
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 04 Sep 2026 07:59
Last Modified: 04 Sep 2026 08:19
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1455

Actions (login required)

View Item
View Item