Hamid, Zainudin (2026) Pengembangan Indeks Prediksi Resiko Hipertensi Berdasarkan Indeks Masa Tubuh (IMT) Dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul (RLPP) Pada Pasien Dewasa Di Puskesmas Wonokasian Sidoarjo. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.
2413101110028 Zainudin Hamid.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Latar Belakang : Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi salah satu penyebab utama morbiditas kardiovaskular dan kematian dini. Risiko hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain umur, jenis kelamin, obesitas umum, dan obesitas sentral. Indeks Massa Tubuh (IMT) menggambarkan obesitas umum, sedangkan Rasio Lingkar Pinggang–Pinggul (RLPP) menggambarkan distribusi lemak tubuh atau obesitas sentral. Jenis kelamin juga merupakan karakteristik demografis yang secara teoritis dapat berkaitan dengan risiko hipertensi. Namun, model prediksi risiko hipertensi yang sederhana, praktis, dan aplikatif pada pelayanan kesehatan primer masih terbatas.
Tujuan : Menganalisis hubungan umur, jenis kelamin, IMT, dan RLPP dengan kejadian hipertensi serta mengembangkan model prediksi risiko hipertensi pada pasien dewasa di Puskesmas Wonokasian Kabupaten Sidoarjo.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 411 pasien dewasa. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik responden berupa umur dan jenis kelamin, data antropometri berupa berat badan, tinggi badan, IMT, lingkar pinggang, lingkar pinggul, RLPP, serta tekanan darah. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat, bivariat, dan regresi logistik biner. Performa model dievaluasi menggunakan uji Hosmer-Lemeshow, Area Under the Curve–Receiver Operating Characteristic (AUC-ROC), sensitivitas, dan spesifisitas.
Hasil : Prevalensi hipertensi pada responden sebesar 53,0% atau 218 dari 411 responden. Analisis bivariat menunjukkan bahwa umur, IMT, RLPP, dan lingkar pinggang berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi, sedangkan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Hasil regresi logistik biner menunjukkan bahwa umur (OR = 1,055; 95% CI: 1,037–1,073; p < 0,001), IMT (OR = 1,141; 95% CI: 1,089–1,195; p < 0,001), dan RLPP (OR = 37,954; 95% CI: 1,097–1313,070; p = 0,044) merupakan prediktor yang signifikan terhadap kejadian hipertensi. Sementara itu, jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dalam model multivariat dan tidak masuk sebagai prediktor dalam model akhir. Model prediksi yang diperoleh adalah: Logit(p) = −9,181 + 0,054(Umur) + 0,132(IMT) + 3,636(RLPP) Model menunjukkan kecocokan yang baik berdasarkan uji Hosmer-Lemeshow dengan p = 0,512. Nilai AUC sebesar 0,765 menunjukkan kemampuan diskriminasi yang cukup baik. Pada cut-off sekitar 0,515, model memiliki sensitivitas 75,7% dan spesifisitas 67,4%.
Kesimpulan : Umur, IMT, dan RLPP merupakan prediktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian hipertensi pada pasien dewasa di Puskesmas Wonokasian Kabupaten Sidoarjo, sedangkan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dalam model multivariat. Model prediksi yang dikembangkan berdasarkan umur, IMT, dan RLPP menunjukkan kecocokan dan kemampuan diskriminasi yang cukup baik serta berpotensi digunakan sebagai alat skrining awal risiko hipertensi yang sederhana, praktis, dan non-invasif pada pelayanan kesehatan primer. Namun, model masih memerlukan validasi eksternal sebelum diterapkan secara lebih luas.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, Umur, Jenis Kelamin, Indeks Massa Tubuh, Rasio Lingkar Pinggang–Pinggul, Obesitas Sentral, Prediksi Risiko, Pelayanan Kesehatan Primer. |
| Subjects: | WA Public Health > WA 1-106 Reference Works. General Work |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nunung Liberty |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 08:58 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 09:01 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1465 |
