Kinerja Perawat Di Tinjau Dari Distress Moral, Keterikatan Kerja, Kepemimpinan Di Instalasi Rawat Inap Dan IGD Di RSUD Torabelo Kab. Sigi

Yulianti, Yulianti (2023) Kinerja Perawat Di Tinjau Dari Distress Moral, Keterikatan Kerja, Kepemimpinan Di Instalasi Rawat Inap Dan IGD Di RSUD Torabelo Kab. Sigi. Masters thesis, IIK STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2023 2051B2090 Yulianti.pdf] Text
2023 2051B2090 Yulianti.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of 2023 2051B2090 Yulianti-Cover.pdf] Text
2023 2051B2090 Yulianti-Cover.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 2023 2051B2090 Yulianti-Abstrak.pdf] Text
2023 2051B2090 Yulianti-Abstrak.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 2023 2051B2090 Yulianti-Bab1.pdf] Text
2023 2051B2090 Yulianti-Bab1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 2023 2051B2090 Yulianti-Daftar Pustaka.pdf] Text
2023 2051B2090 Yulianti-Daftar Pustaka.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kinerja perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan merupakan salah satu aspek penting yang menjadi tolak ukur keberhasilan suatu pelayanan yang berkualitas. Pelayanan keperawatan yang berkualitas terkait dengan distress moral, keterikatan kerja, dan kepemimpinan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kinerja perawat ditinjau dari distress moral, keterikatan kerja, kepemimpinan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Teknik pengambilan sampel menggunakan propotional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 140 perawat di ruang rawat inap dan IGD di RSUD Torabelo Kab. Sigi.Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan teknik statistic analisis linear berganda. Variabel dalam penelitian ini variabel independent adalah distress moral, keterikatan kerja, kepemimpinan dan variabel dependent adalah kinerja.Hasil penelitian menunjukan bahwa perawat yang memiliki distress moral dalam kategori sering akan semakin menurunkan kualitas kinerja perawat dan sebaliknya perawat yang memiliki distress moral dalam kategori jarang akan lebih meningkatkan kinerja perawat. Keterikatan kerja perawat yang berdedikasi maka akan semakin meningkatkan kualitas kinerja perawat dan sebaliknya perawat yang tidak berdikasi maka akan semakin menurunkan kinerja perawat. kepemimpinan sangat ditentukan oleh karakteristik individu dan gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala ruangan, karena apabila gaya kepemimpinan yang diterapkan tidak sesuai dengan situasi dan kondisi perawat akan dapat menurunkan kinerja mereka.Faktor yang paling dominan mempengaruhi kinerja perawat yaitu distress moral. Menunjukan bahwa distress moral yang dimiliki perawat baik di ruang rawat inap ataupun igd akan mempengaruhi keadaan psikologis, emosional, pekerjaan, akan memberikan dampak terhadap pemberian asuhakn keperawatan terhadap pasien.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kinerja, Distress Moral, Keterikatan Kerja, Kepemimpinan
Subjects: WY Nursing > WY 1-49 Reference Works
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 03 Dec 2025 04:32
Last Modified: 03 Dec 2025 05:02
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1016

Actions (login required)

View Item
View Item