Implementasi Program Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Oleh Tenaga Kesehatan Di Ruang Bersalin Rumah Sakit Umum Aisyiyah Ponorogo Pada Masa Pandemi Covid-19

Saputra, Dian Meilani (2023) Implementasi Program Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Oleh Tenaga Kesehatan Di Ruang Bersalin Rumah Sakit Umum Aisyiyah Ponorogo Pada Masa Pandemi Covid-19. Masters thesis, IIK STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2023 2151B1051 Dian Meilani P.pdf] Text
2023 2151B1051 Dian Meilani P.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 2023 2151B1051 Dian Meilani P-Cover.pdf] Text
2023 2151B1051 Dian Meilani P-Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2023 2151B1051 Dian Meilani P-Abstrak.pdf] Text
2023 2151B1051 Dian Meilani P-Abstrak.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2023 2151B1051 Dian Meilani P-Bab1.pdf] Text
2023 2151B1051 Dian Meilani P-Bab1.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2023 2151B1051 Dian Meilani P-Daftar Pustaka.pdf] Text
2023 2151B1051 Dian Meilani P-Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dapat menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) maupun Angka Kematian Ibu (AKI). Pandemi COVID-19 menurunkan aktivitas Inisiasi Menyusu Dini. Akibat pandemi COVID-19, akses kepada layanan esensial seperti konseling menyusui di rumah sakit terganggu. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengkaji mengenai implementasi program Insisiasi Menyusu Dini (IMD) oleh tenaga kesehatan di ruang bersalin Rumah Sakit Umum Aisyiyah Ponorogo pada masa pandemi COVID-19. Metode : Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, Situasi sosial dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan Penolong Persalinan di Ruang Bersalin dan Ruang Perinatologi dengan informan yang terdiri dari 5 bidan pelaksana dan 6 perawat pelaksana. Proses pengumpulan data dilakukan hingga data yang dikumpulkan mengalami saturasi data (saturation). Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber yaitu pasien yang melahirkan di RS Umum Aisyiyah Ponorogo. Hasil : IMD di RS Umum ‘Aisyiyah Ponorogo selalu diterapkan kepada bayi baru lahir sejak tahun 2010 dan mengalami penyesuaian selama masa pandemi covid 19. Adapun program IMD tidak dilaksanakan karena beberapa kondisi yang tidak memungkinkan. Faktor pendukung dari pelaksaaan IMD yaitu jumlah dan kemampuan dari tenaga kesehatan serta fasilitas yang tersedia baik dari pihak RS maupun keluarga dari pasien tersebut. Adapun kendala dalam penelitian ini adalah ruangan perinatologi yang lokasinya jauh sehingga perawat bagian perinatologi mengalami kesulitan dalam menjalankan beberapa tugas sekaligus sehingga akan menyebabkan ketidaksesuaian lamanya pelaksanaan IMD. Kesimpulan : Kerjasama antara pihak Rumah Sakit, tenaga Kesehatan, maupun masyarakat sangat diperlukan dalam upaya peningkatan implementasi IMD. Mulai dari adanya kebijakan dari Rumah Sakit, kemampuan tenaga kesehatan maupun kemauan dari masyarakat dalam meningkatkan implementasi IMD.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Menyusui, COVID-19
Subjects: WB Practice of Medicine > WB 1-117 Reference Works. General Works
WX Hospitals and Other Health Facilities > WX 1-100 Reference Works. General Work
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 03 Dec 2025 06:48
Last Modified: 10 Dec 2025 06:14
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1022

Actions (login required)

View Item
View Item