Peran Pengendalian Debu Kayu Terhadap Kesehatan Pekerja Pengrajin Kayu Pasar Bukir Kota Pasuruan

Yasmin, Zakiya (2025) Peran Pengendalian Debu Kayu Terhadap Kesehatan Pekerja Pengrajin Kayu Pasar Bukir Kota Pasuruan. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2121B0042-2025-abstrak.pdf] Text
2121B0042-2025-abstrak.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of 2121B0042-2025-bab1.pdf] Text
2121B0042-2025-bab1.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2121B0042-2025-daftarpustaka.pdf] Text
2121B0042-2025-daftarpustaka.pdf

Download (597kB)
[thumbnail of 2121B0042-2025-full.pdf] Text
2121B0042-2025-full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Industri mebel di Indonesia mengalami perkembangan produksi furniture setiap tahunnya. Sepanjang lima tahun terakhir, kinerja ekspor industri furnitur Indonesia terus meningkat hingga 77,9%. Salah satu industri mebel terbesar di Jawa Timur yaitu industri mebel pasar bukir Kota Pasuruan yang sudah berkembang sejak tahun 1973. Peningkatan industri mebel pasar bukir mempengaruhi peningkatan pada proses produksi. Kegiatan proses produksi menghasilkan debu yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan sekitar dan kesehatan pekerja. Dampak paparan debu kayu bagi kesehatan lingkungan sekitar, salah satunya yaitu partikel-partikel debu kayu dapat terhirup oleh manusia dan hewan, serta menempel pada permukaan benda-benda disekitar. Dalam meminimalisir paparan debu kayu perlu adanya upaya-upaya pengendalian yang tepat. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak lima orang pekerja pengrajin kayu. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik tematik, validitas data diuji dengan triangulasi. Hasil dan Analisa : Upaya pengendalian debu kayu masih belum optimal. Kurangnya pemberian pelatihan sekaligus sosialisasi menyebabkan pekerja pengrajin kayu masih kurang memahami pengendalian debu kayu. langkah-langkah pengendalian yang masih belum efektif, membuat pekerja mengalami gejala akibat paparan debu kayu seperti batuk, mata perih, tenggorokan gatal, dan sesak napas ringan. Keterbatasan biaya untuk pengadaan alat dan kesadaran pekerja tentang pentingnya penggunaan APD menjadi kendala bagi pengendalian debu kayu. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa upaya pengendalian debu kayu di wilayah pasar bukir masih belum optimal, sehingga perlu tindakan lebih lanjut dari berbagai pihak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Industri Mebel, Debu, Kesehatan Pekerja, Dampak Paparan Debu, Upaya Pengendalian Debu
Subjects: WA Public Health > WA 1-106 Reference Works. General Work
Divisions: Fakultas FAKAR > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Dyan Suwartiningsih
Date Deposited: 04 Dec 2025 05:35
Last Modified: 04 Dec 2025 05:35
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1052

Actions (login required)

View Item
View Item