Metode SKIVOA (Skoring Kualitas Informasi Video Online Arifin) Pada Video Edukasi Ortopedi Di Youtube

Arifin, Arifin (2025) Metode SKIVOA (Skoring Kualitas Informasi Video Online Arifin) Pada Video Edukasi Ortopedi Di Youtube. Doctoral thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 2253B1015 Arifin.pdf] Text
2025 2253B1015 Arifin.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[thumbnail of 2025 2253B1015 Arifin-Cover.pdf] Text
2025 2253B1015 Arifin-Cover.pdf

Download (142kB)
[thumbnail of 2025 2253B1015 Arifin-Abstrak.pdf] Text
2025 2253B1015 Arifin-Abstrak.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of 2025 2253B1015 Arifin-Bab1.pdf] Text
2025 2253B1015 Arifin-Bab1.pdf

Download (466kB)
[thumbnail of 2025 2253B1015 Arifin-Daftar Pustaka.pdf] Text
2025 2253B1015 Arifin-Daftar Pustaka.pdf

Download (285kB)

Abstract

Latar Belakang: 65% pengguna internet di Indonesia percaya terhadap informasi daring tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Selain itu, 44% masyarakat mengaku belum mampu membedakan berita bohong (hoaks) dari informasi yang benar. Oleh karena itu, peneliti ingin membuat metode skoring penilaian kualitas edukasi ortopedi Youtube di Indonesia.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen semu. Penelitian dilakukan melalui 2 tahap. Tahap 1 dilakukan oleh 30 ekspertise untuk menilai validitas dan reliabilitas instrumen SKIVOA. Tahap 2 dilakukan oleh 100 orang untuk menilai kualitas video Youtube. Uji statistik yang digunakan adalah regresi ordinal untuk melihat hubungan antara judul video, deskripsi, sumber video, kepakaran penyaji, kualitas audio-visual, kualitas penyampaian video, referensi video, kebermanfaatan, bahasa, persuasif, dan etika transparansi video terhadap kualitas video dan uji Mann-Whitney untuk melihat perbedaan antara SKIVOA dan MQ-VET.
Hasil: Pengujian hipotesis didapatkan bahwa kesebelas variabel independen signifikan berpengaruh terhadap kualitas informasi, dengan nilai p-value kurang dari nilai alfa (0,05) dan nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,999. Sedangkan pada uji Mann-Whitney didapatkan hasil bahwa nilai p-value < α (0,05), yang artinya terdapat perbedaan skor antara SKIVOA dan MQ-VET. Lebih lanjut, apabila dilihat dari nilai mean rank, SKIVOA memiliki mean ranks lebih tinggi dibandingkan dengan MQ-VET.
Kesimpulan: Metode SKIVOA terbukti valid, reliabel, dan aplikatif, serta dapat digunakan masyarakat umum maupun tenaga kesehatan untuk melakukan penilaian mandiri terhadap konten video edukasi kesehatan.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Kualitas Informasi Video, MQ-VET, SKIVOA
Subjects: WE Musculoskeletal System > WE 168-190 Orthopedic Procedures
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S3 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 05 Dec 2025 08:23
Last Modified: 05 Dec 2025 08:34
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1080

Actions (login required)

View Item
View Item