Pengaruh Pemberian Sayur Kelor Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Waru

FESANREY, HESTIWATI (2025) Pengaruh Pemberian Sayur Kelor Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Waru. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of Skripsi 238140666 daftar pustaka.pdf] Text
Skripsi 238140666 daftar pustaka.pdf

Download (246kB)
[thumbnail of Skripsi 238140666 bab 1.pdf] Text
Skripsi 238140666 bab 1.pdf

Download (322kB)
[thumbnail of Skripsi 238140666 abstrak.pdf] Text
Skripsi 238140666 abstrak.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of Skripsi 238140666.pdf] Text
Skripsi 238140666.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Rendahnya kadar hemoglobin pada ibu nifas dapat mengindikasikan anemia, yang berbahaya bagi kesehatan ibu dan bayi. Salah satu cara untuk meningkatkan kadar hemoglobin adalah melalui terapi non-farmakologi, seperti konsumsi sayuran hijau, khususnya daun kelor, yang kaya akan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sayur kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling, dengan jumlah responden sebanyak 33 ibu nifas. Variabel independen adalah pemberian sayur kelor, sedangkan variabel dependen adalah kadar hemoglobin. Uji statistik yang digunakan adalah uji univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Mayoritas responden berusia 20-35 tahun (66,7%) dan sebagian besar memiliki pendidikan terakhir SMA (42,4%). Analisis kadar hemoglobin sebelum dan setelah pemberian sayur kelor menunjukkan perbedaan yang signifikan. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data kadar hemoglobin sebelum (p-value = 0.136) dan sesudah (p-value = 0.611) terdistribusi normal. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan t = 100.542 dan p-value = 0.000. Pemberian sayur kelor berpengaruh signifikan meningkatkan kadar hemoglobin ibu nifas, yang menjadikannya sebagai alternatif terapi non-farmakologi yang efektif. Data yang diperoleh menunjukkan konsumsi sayur kelor dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologi untuk meningkatkan kadar hemoglobin.Dapat disimpulkan bahwa pemberian sayur kelor dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu nifas. Penelitian ini menyarankan agar konsumsi sayur kelor dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi gizi untuk ibu nifas dengan anemia.Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menggali manfaat lebih dalam dari daun kelor dalam meningkatkan kesehatan ibu nifas.

Kata kunci :ibu nifas, Sayur kelur, kadar hemoglobin

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: WA Public Health > WA 695-722 Food. Food Safety
Divisions: Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with username hadi
Date Deposited: 07 Dec 2025 00:13
Last Modified: 07 Dec 2025 00:13
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1108

Actions (login required)

View Item
View Item