Analisis Teknik Radiografi Vertebra Cervical Dalam Kasus Cervical Root Syndrome (Studi Literatur Dalam Penggunaan Pesawat Konvensional)

Irjayanti, Abriani Dwi (2025) Analisis Teknik Radiografi Vertebra Cervical Dalam Kasus Cervical Root Syndrome (Studi Literatur Dalam Penggunaan Pesawat Konvensional). Diploma thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2291B0002-2025-abstrak.pdf] Text
2291B0002-2025-abstrak.pdf

Download (420kB)
[thumbnail of 2291B0002-2025-bab1.pdf] Text
2291B0002-2025-bab1.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2291B0002-2025-daftarpustaka.pdf] Text
2291B0002-2025-daftarpustaka.pdf

Download (381kB)
[thumbnail of 2291B0002-2025-full.pdf] Text
2291B0002-2025-full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Cervical Root Syndrome (CRS) merupakan salah satu gangguan sistem muskuloskeletal yang terjadi akibat penekanan atau iritasi pada akar saraf cervical, yang umumnya disebabkan oleh trauma, perubahan degeneratif seperti osteofit, maupun herniasi diskus intervertebralis (HNP). Di indonesia, prevalensi CRS mencapai 64 per 100.000 wanita dan 107 per 100.000 pria, dengan insidensi tertinggi pada kelompok usia 50 hingga 54 tahun sekitar 16,6% populasi dewasa mengalami keluhan pada area leher setiap tahunnya. Pemeriksaan radiologi berperan penting dalam menunjang diagnosis. Meskipun MRI menjadi modalitas utama untuk menilai jaringan lunak dan saraf, keterbatasan ketersediaan alat di fasilitas kesehatan membuat radiografi konvensional tetap menjadi modalitas awal yang paling banyak digunakan.Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji dan mengidentifikasi teknik radiografi vertebra cervical berdasarkan aspek dasar, variasi teknik, dan proyeksi yang paling banyak digunakan dalam kasus Cervical Root Syndrome.
Jenis penelitian ini adalah studi literatur review. Sumber data yang digunakan dalam penulisan ini didapatkan dari pencarian yang dipublikasikan dari database google scholar, repostory poltekkes semarang menggunakan keywords “ radiography cervical" dan cervical root syndrome ” dengan rentang waktu terbit artikel yaitu 2020-2025. kemudian dianalisis melalui proses perangkuman, penyajian data dalam bentuk tabel, serta penarikan Kesimpulan.
Dari hasil penelitian berdasarkan studi literatur menyatakan bahwa untuk prosedur pemeriksaan radiografi cervical pada kasus cervical root syndrome. Proyeksi yang paling banyak digunakan yaitu proyeksi Ap axial (80%), lateral (90%), dan oblique (30%) terdapat adanya variasi arah sudut sinar untuk proyeksi Ap axial yang menggunakan sudut 10% cephalad dan 15% cephalad sedangkan proyeksi oblique terdapat variasi sudut menggunakan 15% cephalad dan tegak lurus, proyeksi oblique dengan penyudutan akan lebih lebih optimal karena dengan penyudutan foramen intervertebralis akan tampak jelas dan efektif dalam kasus cervical root syndrome. Kombinasi proyeksi AP axial, lateral, dan oblique terbukti saling melengkapi dan mampu meningkatkan efektivitas diagnostik pada kasus CRS.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Radiografi Cervical, cervical root syndrome, Teknik pemeriksaan
Subjects: WN Radiology. Diagnostic Imaging > WN 180-240 Diagnostic Imaging
Divisions: Fakultas FAKAR > D3 Radiologi
Depositing User: Dyan Suwartiningsih
Date Deposited: 07 Dec 2025 13:47
Last Modified: 07 Dec 2025 13:47
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1120

Actions (login required)

View Item
View Item