Hubungan Tingkat Stres Dengan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Militus Tipe II Di Ruang Jenggala RSUD Gambiran Kota Kediri

Kartikasari, Chindy (2025) Hubungan Tingkat Stres Dengan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Militus Tipe II Di Ruang Jenggala RSUD Gambiran Kota Kediri. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of Skripsi 231140104 daftar pustaka.pdf] Text
Skripsi 231140104 daftar pustaka.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of Skripsi 231140104 bab 1.pdf] Text
Skripsi 231140104 bab 1.pdf

Download (242kB)
[thumbnail of Skripsi 231140104.pdf] Text
Skripsi 231140104.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of Skripsi 231140104 abstrak.pdf] Text
Skripsi 231140104 abstrak.pdf

Download (182kB)

Abstract

Peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus menyebabkan stress yang dapat mengakibatkan menurunnya harapan hidup pasien. Dampak negatif pada penyakit Diabetes mellitus memicu stres pada penderita sebagai akibat dari peningkatan kadar gula darah karena merasa terancam baik secara fisik dan psikologis. Tingginya prevalensi diabetes berdampak pada peningkatan angka kesakitan dan kematian. Tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus tipe II di Ruang Jenggala RSUD Gambiran Kota Kediri
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian yang digunakan adalah observasional, menggunakan pendekatan rancangan cross sectional yang mana variabel diukur satu kali secara bersamaan . Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dan observasi. Variabel independent Tingkat stress pasien dan variabel dependent peningkatan kadar gula darah. Jumlah populasi 57 semua pasien Diabetes Mellitus type II, menggunakan tehnik purposive sampling dengan sampel yang digunakan sebagian pasien DM Type II di Ruang Jenggala RSUD Gambiran Kota Kediri Kota Kediri sebanyak 50 responden.
Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden menunjukkan Tingkat stress sedang sebayak 26 responden (52%), sedangkan setengah responden menunjukkan mengalami kadar gula darah buruk sebanyak 25 responden (50%). Sehingga didapatkan ada hubungan tingkat stress dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus tipe II di Ruang Jenggala RSUD Gambiran Kota Kediri dengan p value 0,000 < 0,05
Adanya hubungan tingkat stress dengan penurunan kadar gula darah ini karena kondisi stres yang terus berlangsung dalam rentang waktu yang lama, membuat pankreas menjadi tidak dapat mengendalikan produksi insulin sebagai hormon pengendali gula darah. Kegagalan pankreas memproduksi insulin pada waktunya ini yang menyebabkan rangkain penyakit metabolik seperti Diabetes Melitus

Kata Kunci: Tingkat stress, kadar gula darah, pasien diabetes mellitus

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: WA Public Health > WA 1-106 Reference Works. General Work
Divisions: Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username hadi
Date Deposited: 08 Dec 2025 04:28
Last Modified: 08 Dec 2025 04:28
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1145

Actions (login required)

View Item
View Item