Abednego, Chris Setiawan (2025) Evaluasi Nilai Deviation Index (Di) Pada Pemeriksaan Radiograf Abdomen: Proporsi Overexpose Dan Underexpose Melebihi Citra Optimal Di Rumah Sakit Mojowarno. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.
2291B0021-2025-abstrak.pdf
Download (140kB)
2291B0021-2025-bab1.pdf
Download (481kB)
2291B0021-2025-daftarpustaka.pdf
Download (201kB)
2291B0021-2025-full.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Peranan bidang radiologi pada dunia kedokteran cukup penting terutama di dalam menegakkan hasil pemeriksaan atau diagnosa. Pemeriksaan radiografi sangat dibutuhkan untuk menegakkan diagnosa yang terdapat kelainan pada tubuh manusia, karena hasil gambaran radiograf mampu menggambarkan struktur dan anatomi tubuh manusia. Deviation Index (DI) adalah parameter numerik yang digunakan dalam sistem radiografi digital untuk menilai apakah eksposur yang diberikan sesuai dengan nilai referensi yang telah ditetapkan oleh produsen perangkat atau standar radiologi tertentu. Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai Deviation Index (DI) pada pemeriksaan radiograf abdomen: Proporsi Overexpose dan Underexpose melebihi citra optimal. Pendekatan ini digunakan untuk menggambarkan distribusi nilai Deviation Index (DI) pada pemeriksaan radiografi abdomen serta menentukan proporsi citra yang mengalami overexposure dan underexposure. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Populasi semua semua pasien yang datang ke instalasi radiologi Rumah Sakit yang melakukan pemeriksaan radiograf abdomen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan teknik accidental sampling. Variabel dalam penelitian adalah mengkaji nilai Deviation Index (DI), proporsi citra radiografi abdomen dan faktor penyebab penyimpangan nilai DI dalam pemeriksaan radiografi abdomen. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Analisis yang digunakan adalah analisis univariate menggunakan SPSS 23. Hasil pada kategori usia sebagian besar responden berusia 51-60 tahun yaitu 10 responden (13,3%). Kategori jenis kelamin responden sebagian besar laki-laki yaitu 18 responden (60,0%). Hasil nilai Deviation Index (DI) pada pemeriksaan radiograf abdomen menunjukkan paling banyak DI pada kategori overexposure yaitu 17 responden (56,57%), sedangkan tidak ada DI yang masuk dalam kategori underexposed yaitu 0 responden (0,0%). Pentingnya monitoring nilai DI secara rutin dalam praktik radiografi abdomen. Proporsi citra overexposure yang cukup tinggi (56,67%) menandakan adanya potensi peningkatan dosis radiasi pasien tanpa manfaat diagnostik yang sepadan. Oleh karena itu, penerapan prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable) harus terus diperkuat dalam praktik radiologi. Selain itu, pelatihan berkelanjutan bagi radiografer mengenai interpretasi nilai EI dan DI serta penggunaan AEC secara optimal diperlukan agar kualitas citra diagnostik dapat dicapai tanpa meningkatkan risiko radiasi pasien.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Deviation Index (DI), radiograf, abdomen |
| Subjects: | WN Radiology. Diagnostic Imaging > WN 600-665 Radiologic Health |
| Divisions: | Fakultas FAKAR > D3 Radiologi |
| Depositing User: | Dyan Suwartiningsih |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 03:32 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 03:32 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1167 |
