Kebijakan Manajemen 1000 HPK Dalam Penurunan Gizi Kurang Di Wilayah Puskesmas Gondang Mojokerto

Naja, Rohmatun (2025) Kebijakan Manajemen 1000 HPK Dalam Penurunan Gizi Kurang Di Wilayah Puskesmas Gondang Mojokerto. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 2151B2020 Rohmatun Naja.pdf] Text
2025 2151B2020 Rohmatun Naja.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of 2025 2151B2020 Rohmatun Naja - Cover.pdf] Text
2025 2151B2020 Rohmatun Naja - Cover.pdf

Download (380kB)
[thumbnail of 2025 2151B2020 Rohmatun Naja - Bab 1.pdf] Text
2025 2151B2020 Rohmatun Naja - Bab 1.pdf

Download (547kB)
[thumbnail of 2025 2151B2020 Rohmatun Naja - daftar pustaka.pdf] Text
2025 2151B2020 Rohmatun Naja - daftar pustaka.pdf

Download (529kB)

Abstract

Program 1000 HPK terdiri dari kegiatan yang dilaksanakan secara terus menerus dan melibatkan berbagai sektor yang saling berhubungan dengan tujuan dalam penurunan gizi kurang. Implementasi program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Puskesmas berkontribusi signifikan dalam mencegah kurang gizi. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan mengeskplore Kebijakan Manajemen 1000 HPK Dalam Penurunan Gizi Kurang di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif subjek yang aktif di desa lokus stunting serta objek dalam penelitian ini yaitu kebijakan manajemen 1000 HPK (hari pertama kehidupan) dalam penurunan gizi kurang. Data primer diperoleh peneliti selama proses pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi kepada informan kunci yaitu kepala petugas gizi, bidan koordinator KIA atau ANC, bidan dan kader posyandu yang aktif di desa lokus stunting, serta penambahan informan triangulasi yaitu kepala puskesmas, camat, ibu hamil dan ibu balita penerima intervensi 1000 HPK.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kebijakan manajemen 1000 HPK yang diterapkan di UPTD Puskesmas Gondang telah menjadi prioritas dalam perencanaan tahunan dan terintegrasi dalam RUKP. Kebijakan ini mengacu pada pedoman nasional, namun diadaptasi dengan kondisi lokal melalui pemanfaatan data pemantauan gizi ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Pelaksanaan kegiatan intervensi 1000 HPK yang berkaitan dengan penurunan gizi kurang meliputi kegiatan PMT berbahan pangan lokal, edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan balita, suplementasi gizi, dan inovasi rumah gizi. Pendekatan ini mengombinasikan intervensi spesifik dan sensitif sehingga lebih efektif menjangkau sasaran. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan mencakup adanya kebijakan prioritas, dukungan lintas sektor, dan keterlibatan kader. Faktor penghambat meliputi rendahnya literasi gizi, adanya pantangan makanan berbasis budaya, keterbatasan anggaran dan tenaga kesehatan, serta kondisi geografis dan ekonomi masyarakat. Persepsi tenaga kesehatan dan kader terhadap efektivitas program 1000 HPK dalam mencegah dan menurunkan gizi kurang menunjukkan bahwa efektivitas program sangat dipengaruhi oleh koordinasi lintas sektor, dukungan anggaran yang memadai, serta keberlanjutan pelatihan kader. Rekomendasi strategis untuk peningkatan efektivitas manajemen 1000 HPK di Puskesmas Gondang meliputi penguatan edukasi gizi, optimalisasi dana desa, peningkatan jumlah tenaga kesehatan, pelatihan kader secara berkala, pengembangan rumah gizi, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kebijakan, 1000 HPK, Gizi Kurang
Subjects: WS Pediatrics > WS 113-132 Child Care. Nutrition
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 29 Jan 2026 06:38
Last Modified: 29 Jan 2026 07:03
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1189

Actions (login required)

View Item
View Item