Pengaruh Teknik Mulligan Dan Ultrasound Terhadap Nyeri Dan Kemampuan Fungsional Pada Kondisi Shoulder Impingement Di RS EMC Sentul

Retnaningsih, Widiani (2024) Pengaruh Teknik Mulligan Dan Ultrasound Terhadap Nyeri Dan Kemampuan Fungsional Pada Kondisi Shoulder Impingement Di RS EMC Sentul. Masters thesis, IIK STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2024 2151B1066 Widiani.pdf] Text
2024 2151B1066 Widiani.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 2024 2151B1066 Widiani - cover.pdf] Text
2024 2151B1066 Widiani - cover.pdf

Download (114kB)
[thumbnail of 2024 2151B1066 Widiani - Bab 1.pdf] Text
2024 2151B1066 Widiani - Bab 1.pdf

Download (517kB)
[thumbnail of 2024 2151B1066 Widiani - daftar pustaka.pdf] Text
2024 2151B1066 Widiani - daftar pustaka.pdf

Download (433kB)

Abstract

Sendi bahu merupakan anggota gerak yang memiliki mobilitas tinggi dan mudah mengalami cidera. Shoulder impingement adalah salah satu kondisi nyeri bahu yang disebabkan adanya cedera struktur di rongga sub acromial, diantaranya: rotator cuff tendinosis, partial tear tendon rotator cuff dan bursitis dengan gejala nyeri dan gangguan kemampuan fungsional. Manual terapi yang dikombinasikan dengan modalitas fisioterapi elektroterapeutis dapat membantu penyembuhan dan regenerasi jaringan, mengurangi nyeri dan meningkatkan ROM pada kondisi shoulder impingement. Salah satu teknik manual terapi yang direkomendasikan adalah Teknik Mulligan yaitu Mobilization with Movement. Ultrasound adalah modalitas fisioterapi elektroterapeutis yaitu terapi dengan penggunaan gelombang suara dengan frekuensi tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh teknik Mulligan dan Ultrasound pada kondisi shoulder impingement. Penelitian ini dilakukan di RS EMC Sentul selama 1,5 bulan, dengan jumlah responden pada kelompok intervensi yang diberikan teknik Mulligan dan Ultrasound sebanyak 15 orang, dan kelompok kontrol yang diberikan TENS dan terapi latihan konvensional sebanyak 15 orang. Masing-masing kelompok dilakukan pengukuran nyeri dengan NRS dan kemampuan fungsional dengan SPADI (shoulder pain and disability index). Hasil uji hipotesis dengan paired two sample t test didapatkan nilai p < 0,05 pada masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Pada uji perbandingan dengan independent two sample t test, didapatkan nilai p < 0,05 pada masing-masing kelompok, dimana kelompok yang diberikan Teknik Mulligan dan Ultrasound lebih efektif dalam penurunan nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional. Hal ini berarti Teknik Mulligan dan Ultrasound berdampak positif dan efektif dalam mengurangi nyeri dan kemampuan fungsional pada kondisi shoulder impingement.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Shoulder Impingement; Teknik Mulligan; Ultrasound
Subjects: W General Medicine, Health Professions > W 87-96 Professional Practice
WB Practice of Medicine > WB 880-962 Complementary and Alternative Therapies
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 02 Feb 2026 04:03
Last Modified: 02 Feb 2026 04:10
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1194

Actions (login required)

View Item
View Item