Sumarmiati, Sumarmiati (2025) Model Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Risiko Tinggi Ibu Hamil Di Kabupaten Kediri. Doctoral thesis, Universitas STRADA Indonesia.
225312004 Sumarmiati.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
225312004 Sumarmiati - cover.pdf
Download (5MB)
225312004 Sumarmiati - Bab 1.pdf
Download (5MB)
225312004 Sumarmiati - daftar pustaka.pdf
Download (5MB)
Abstract
Tingginya angka resiko tinggi ibu hamil dapat menyebabkan meningkatnya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian balita (AKB), maka perlu upaya meningkatkan kompetensi kader kesehatan dalam melakukan deteksi dini risti ibu hamil. Kompetensi kader kesehatan dipengaruhi oleh faktor internal dan ekternal. Tujuan penelitian merumuskan model pengaruh antara pengetahuan,motivasi, keterampilan, dukungan sosial dengan kompetensi kader dalam deteksi dini risti ibu hamil, serta menganalisis pemberian pelatihan dalam meningkatkan kompetensi kader kesehatan dalam deteksi dini risiko tinggi ibu hamil.
Metode penelitian tahap 1 menggunakan desain penelitian korelasional dua variabel dengan pendekatan cross sectional. Tahap 2 dengan desain penelitian korelasional multi variabel. Jumlah sampel 330 kader kesehatan pada 37 puskesmas Kabupaten Kediri. Teknik sampling adalah are proportional random sampling. Analisa data menggunakan analisis SEM, pendekatan partial least squares (PLS-SEM). Tahap 3 adalah pra experimen dengan intervensi pemberian pelatihan deteksi dini risti ibu hamil pada kader kesehatan. Sampel tahap 3 adalah 78 responden, dengan analisis Wilcoxon.
Hasil tahap 1 yaitu kompetensi kader kesehatan dipengaruhi oleh pengetahuan (p= 0,000), motivasi (p=0,000), keterampilan (p=0,016), dan dukungan sosial (p=0,000). Hasil tahap 2 yaitu ditemukan model hubungan antara variabel penelitian sebagai berikut: (a) Pengetahuan berpengaruh terhadap Kompetensi melalui Dukungan sosial (p=0,019); (b) Pengetahuan berpengaruh terhadap Kompetensi melalui Motivasi (p=0,000), (b) Pengetahuan berpengaruh terhadap Kompetensi melalui Keterampilan (p=0,000), (c) Pengetahuan berpengaruh terhadap Kompetensi melalui Dukungan sosial dan Keterampilan (p=0,000); (d) Pengetahuan berpengaruh terhadap Kompetensi melalui Motivasi dan Keterampilan (p=0,012). Selain itu, penelitian tahap 2 juga menghasilkan modul pelatihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi kader kesehatan. Hasil tahap 3 yaitu pemberian intervensi pelatihan kepada kader tentang deteksi dini risiko tinggi ibu hamil dapat meningkatkan kompetensi kader kesehatan (p=0,000),
Dengan demikian, faktor yang berpengaruh terhadap kompetensi kader kesehatan dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu, faktor internal yang berasal dari dalam diri kader kesehatan yaitu pengetahuan, motivasi kerja, keterampilan, dan faktor eksternal yang berasal dari luar diri kader kesehatan yaitu dukungan sosial. Modul ajar dapat digunakan sebagai pedoman peningkatkan kompetensi kader kesehatan. Pemberian intervensi pelatihan kepada kader dapat meningkatkan kompetensi kader kesehatan, karena dengan pemberian pelatihan berarti kader kesehatan diberdayakan potensinya untuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kader kesehatan yang kompeten dan mumpuni.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | DDRT, Dukungan, Keterampilan, Kompetensi, Motivasi, Pengetahuan |
| Subjects: | WQ Obstetrics > WQ 200-212 Reproduction. Pregnancy W General Medicine, Health Professions > W 87-96 Professional Practice |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > S3 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nunung Liberty |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 03:25 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 04:37 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1204 |
