Evaluasi Ketepatan Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Ispa Atas Di Puskesmas Banjarejo Kota Madiun Pada Bulan Oktober Sampai Dengan Desember 2020

WIJAYANTI, ANIS (2023) Evaluasi Ketepatan Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Ispa Atas Di Puskesmas Banjarejo Kota Madiun Pada Bulan Oktober Sampai Dengan Desember 2020. Undergraduate thesis, IIK STRADA Indonesia.

[thumbnail of 1961A0011-2023-abstrak.pdf] Text
1961A0011-2023-abstrak.pdf

Download (56kB)
[thumbnail of 1961A0011-2023-bab1.pdf] Text
1961A0011-2023-bab1.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 1961A0011-2023-daftarpustaka.pdf] Text
1961A0011-2023-daftarpustaka.pdf

Download (552kB)
[thumbnail of 1961A0011-2023-full.pdf] Text
1961A0011-2023-full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) atas merupakan penyebab utama
morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Terapi ISPA atas salah satunya
adalah terapi antibitoik, namun masih banyak terapi antibiotik yang tidak tepat di dunia
baik dari pasien maupun tenaga kesehatan. Ketidaktepatan ini bisa menyebabkan
perpanjangan penyakit, meningkatnya resiko kematian, dan biaya kesehatan akan
semakin meningkat seiring dengan dibutuhkannya antibiotik baru yang lebih kuat dan
tentunya lebih mahal. Berdasarkan data rekam medis pasien diPuskesmas Banjarejo,
penyakit ISPA urutan no. 1 dari 10 dari penyakit terbanyak. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui Penggunaan Antibiotik berdasarkan kriteria tepat indikasi, tepat
pemilihan obat, tepat dosis dan tepat interval untuk pasien ISPA atas di Puskesmas
Banjarejo Kota Madiun pada periode Oktober sampai Desember 2020. Jenis penelitian
yang digunakan adalah penelitian yang bersifat deskriptif. Sampel yang digunakan
dalam penelitian sebesar 61 data rekam medis. Pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan jenis
kelamin terbanyak laki-laki 36 (59%), Berdasarkan usia terbanyak usia dewasa 41
(67,2%), Berdasarkan diagnosa terbanyak Faringitis akut 46 (75,4%) berdasarkan terapi
antibiotik pada pasien ISPA atas terdiri dari Amoxicillin sebanyak 41 (67,2 %)
Cefadroxil sebanyak 15 ( 24,6%) Cotrimoxazol sebanyak 3 (4,9 %) Ciprofloxacin 2
(3,3%). Hasil Evaluasi penggunaan Antibiotik berdasarkan ketepatan terapi yaitu tepat
indikasi sebanyak 96,8 %, tepat obat sebanyak 91,8% tepat dosis sebanyak 90,1% dan
tepat interval sebanyak 90,1%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ISPA Atas, Antibiotik, Evaluasi
Subjects: QV Pharmacology > QV 243-269 Anti-Inflammatory Agents. Anti-Infective Agents. Antineoplastic Agents
Divisions: Fakultas FAKAR > S1 Farmasi
Depositing User: Dyan Suwartiningsih
Date Deposited: 31 Jan 2026 04:47
Last Modified: 31 Jan 2026 04:47
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/630

Actions (login required)

View Item
View Item