Efektivitas Sit-To-Stand Exercise Terhadap Nyeri, Toleransi Aktivitas, Dan Kemampuan Fungsional Pasien Pasca Bedah Jantung Di RS Sardjito

Wijayanti, Ika (2025) Efektivitas Sit-To-Stand Exercise Terhadap Nyeri, Toleransi Aktivitas, Dan Kemampuan Fungsional Pasien Pasca Bedah Jantung Di RS Sardjito. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 235112077 Tesis_Ika Wijayanti.docx] Text
2025 235112077 Tesis_Ika Wijayanti.docx
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of 2025 235112077 Ika Wijayanti-Cover.pdf] Text
2025 235112077 Ika Wijayanti-Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2025 235112077 Ika Wijayanti-Abstrak.pdf] Text
2025 235112077 Ika Wijayanti-Abstrak.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2025 235112077 Ika Wijayanti-Bab1.pdf] Text
2025 235112077 Ika Wijayanti-Bab1.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2025 235112077 Ika Wijayanti-Daftar Pustaka.pdf] Text
2025 235112077 Ika Wijayanti-Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pasien pasca operasi bedah jantung umumnya mengalami nyeri, penurunan toleransi aktivitas, dan keterbatasan kemampuan fungsional akibat kurangnya mobilisasi selama perawatan. Kondisi ini meningkatkan risiko kematian dan komplikasi pasca operasi. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi latihan spesifik dengan dosis terukur, salah satunya sit-to-stand exercise, untuk mempercepat pemulihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sit-to-stand exercise terhadap nyeri, toleransi aktivitas, dan kemampuan fungsional pasien pasca bedah jantung di RS Sardjito. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimen dengan pendekatan one group pre-test–post-test. Populasi terdiri dari 150 pasien pasca operasi jantung pada Mei–Juli 2025, dengan sampel 40 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat nyeri (Z = -4,450; p = 0,000), peningkatan toleransi aktivitas melalui skor RPE yang lebih rendah (Z = -4,238; p = 0,000), serta peningkatan kemampuan fungsional dengan penurunan skor MLHFQ (Z = -4,527; p = 0,000). Sit-to-stand exercise efektif menurunkan nyeri melalui aktivasi otot ekstremitas bawah dan core muscle, meningkatkan sirkulasi sistemik, serta memperbaiki stabilisasi luka operasi. Latihan bertahap juga meningkatkan efisiensi kardiovaskular, toleransi aktivitas, keseimbangan, dan kapasitas aerobik, sehingga mendukung pemulihan fungsional pasien pasca operasi jantung.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Sit To Stand Exercise, Nyeri, Toleransi Aktivitas, Kemampuan Fungsional, Pasca Bedah Jantung
Subjects: WB Practice of Medicine > WB 300-395 General Therapeutics
WB Practice of Medicine > WB 880-962 Complementary and Alternative Therapies
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 12 Nov 2025 07:09
Last Modified: 27 Nov 2025 05:03
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/845

Actions (login required)

View Item
View Item