Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Baron Kabupaten Nganjuk

Marminingsih, Marminingsih (2025) Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Baron Kabupaten Nganjuk. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 235111040 Marminingsih.docx] Text
2025 235111040 Marminingsih.docx
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of 235111040 Cover.pdf] Text
235111040 Cover.pdf

Download (82kB)
[thumbnail of 235111040 ABSTRAK.pdf] Text
235111040 ABSTRAK.pdf

Download (111kB)
[thumbnail of 235111040 BAB 1.pdf] Text
235111040 BAB 1.pdf

Download (247kB)
[thumbnail of 235111040 DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
235111040 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (188kB)

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak serius pada tumbuh kembang balita. Faktor penyebab stunting dapat berasal dari riwayat ibu saat hamil, antara lain: riwayat KEK, anemia, dan penyakit penyerta (HIV/AIDS, Hypertensi, TB Paru, Hepatitis). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh KEK, kejadian anemia dan penyakit penyerta pada ibu hamil terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Baron Kabupaten Nganjuk. Desain penelitian ini adalah korelasi cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita yang berada di wilayah kerja Puskesmas Baron sejumlah 570 balita per bulan. Besar sampel ditentukan sebesar 20% dari populasi sehingga diperoleh 114 responden. Variabel terikat penelitian ini adalah kejadian stunting, sedangkan variabel bebas meliputi kejadian KEK, kejadian anemia, dan penyakit penyerta pada ibu hamil. Data dikumpulkan dengan instrumen checklist yang bersumber dari data buku kohort. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi Square dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 114, sebagian besar ibu tidak mengalami KEK (kurang energi kronis), yaitu sebanyak 82 responden (71,9%); sebagian besar ibu tidak mengalami anemia, yaitu sebanyak 90 responden (78,9%); dan sebagian besar ibu tidak memiliki penyakit penyerta, yaitu sebanyak 98 responden (86,0%). Analisis Chi Square menghasilkan p-value = 0,000 untuk variabel bebas KEK, p-value = 0,000 untuk variabel bebas anemia, dan p-value = 0,007 untuk variabel bebas penyakit penyerta. Dengan demikian seluruh p-value < α = 0,05, sehingga hipotesis H1, H2, dan H3 diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh kejadian KEK, anemia, dan penyakit penyerta pada ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Baron Kabupaten Nganjuk. Kejadian KEK memiliki pengaruh paling besar (faktor dominan) terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Baron Kabupaten Nganjuk.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Anemia, Kurang Energi Kronis (KEK), Penyakit Penyerta, Stunting
Subjects: WS Pediatrics > WS 103-105 Growth and Development
WS Pediatrics > WS 113-132 Child Care. Nutrition
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 17 Nov 2025 05:23
Last Modified: 17 Nov 2025 05:28
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/862

Actions (login required)

View Item
View Item