Kesiapan Implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Di RSUD Sidoarjo Barat

Kunaifi, Afif (2025) Kesiapan Implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Di RSUD Sidoarjo Barat. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 235111012 Afif Kunaifi.docx] Text
2025 235111012 Afif Kunaifi.docx
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of 235111012 Abstrak.pdf] Text
235111012 Abstrak.pdf

Download (120kB)
[thumbnail of 235111012 BAB I .pdf] Text
235111012 BAB I .pdf

Download (325kB)
[thumbnail of 235111012 DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
235111012 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (203kB)
[thumbnail of 235111012 Cover.pdf] Text
235111012 Cover.pdf

Download (94kB)

Abstract

Setiap individu berhak memperoleh standar kesehatan fisik dan mental yang setara. Negara bertanggungjawab menyediakan layanan kesehatan berkualitas dan mengurangi kesenjangan akibat kemiskinan, stigma, dan diskriminasi. Saat ini, BPJS Kesehatan akan menghapus kelas 1, 2, dan 3, dan menggantinya dengan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Salah satu indikator utama dalam implementasi KRIS adalah kesiapan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan implementasi KRIS di RSUD Sidoarjo Barat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus selama Maret hingga April 2025, melalui wawancara mendalam terhadap 30 informan yang terdiri dari jajaran manajemen, koordinator instalasi, bidan, dan perawat RSUD Sidoarjo Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana di RSUD Sidoarjo Barat sudah memenuhi 12 kriteria KRIS, seperti pencahayaan, ventilasi, dan jarak antar tempat tidur. Pendanaan persiapan KRIS bersumber dari APBD sebesar 20% dan BLUD sebesar 80%. Namun, dari sisi jumlah tenaga kesehatan, khususnya perawat, dinilai belum siap dan membutuhkan penambahan. Selain itu, kebijakan KRIS dari pemerintah pusat masih belum jelas dan menimbulkan banyak pertanyaan, serta kurangnya sosialisasi dikhawatirkan menyebabkan kebingungan pasien dan berpotensi menurunkan kepercayaan dan kunjungan pasien ke RSUD Sidoarjo Barat. RSUD Sidoarjo Barat telah memenuhi standar minimal sarana dan prasarana sesuai 12 kriteria KRIS. Pendanaan implementasi KRIS di RSUD Sidoarjo Barat bersumber dari APBD (20%) dan BLUD (80%) dengan pertimbangan fleksibilitas anggaran. Juga diperlukan penambahan tenaga kesehatan perawat, guna mendukung kesiapan implementasi KRIS, serta diperlukan perencanaan strategis mengenai kebijakan KRIS yang diterapkan agar tidak menurunkan mutu pelayanan rumah sakit, karena dengan menurunnya mutu pelayanan dapat mengurangi minat kunjungan pasien.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: KRIS, BPJS, Kesiapan, Rumah Sakit, Sarana Prasarana
Subjects: WX Hospitals and Other Health Facilities > WX 150-190 Hospital Administration and Health Facility Administration
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 17 Nov 2025 07:57
Last Modified: 17 Nov 2025 08:16
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/868

Actions (login required)

View Item
View Item