Formulasi Facial Wash Fraksi-Fraksi Ekstrak Batang Akar Kuning (Fibraurea Tinctoria Lour.) Terhadap Evaluasi Mutu Fisik Dan Aktivitas Antibakteri Staphylococcus Epidermidis

Ananta, Yoga Fitra (2025) Formulasi Facial Wash Fraksi-Fraksi Ekstrak Batang Akar Kuning (Fibraurea Tinctoria Lour.) Terhadap Evaluasi Mutu Fisik Dan Aktivitas Antibakteri Staphylococcus Epidermidis. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2161B0033-2025-abstrak.pdf] Text
2161B0033-2025-abstrak.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of 2161B0033-2025-bab1.pdf] Text
2161B0033-2025-bab1.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of 2161B0033-2025-daftarpustaka.pdf] Text
2161B0033-2025-daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2161B0033-2025-full.pdf] Text
2161B0033-2025-full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Salah satu sediaan farmasi yang digunakan untuk mengatasi gangguan kulit wajah seperti jerawat adalah facial wash. Batang akar kuning (Fibraurea tinctoria Lour.) dapat dimanfaatkan sebagai agen antibakteri dalam formulasi produk facial wash. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah fraksi terbaik dari ekstrak batang akar kuning dapat diformulasikan menjadi facial wash yang memenuhi standar evaluasi mutu fisik dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis yang merupakan bakteri penyebab jerawat. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium. Fraksi terpilih diformulasikan ke dalam sediaan facial wash dengan konsentrasi yang bervariasi: Fraksi I (1%), Fraksi II (3%), dan Fraksi III (5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi terbaik dari ekstrak etanol batang akar kuning adalah fraksi air yang menghasilkan diameter zona hambat rata-rata sebesar 20,03 mm. Formulasi sabun cuci muka yang mengandung fraksi air memenuhi kriteria evaluasi kualitas fisik dan tetap stabil selama penyimpanan, kecuali pada uji viskositas. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa Formula 1 (fraksi air 1%) paling disukai oleh panelis. Pengujian aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis menunjukkan bahwa Formula 3 (fraksi air 5%) memiliki rata-rata diameter zona hambat tertinggi yaitu 17,19 mm, termasuk dalam kategori aktivitas kuat, dan tidak berbeda nyata dengan kontrol positif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Facial Wash, Fraksi Batang Akar Kuning, Evaluasi Mutu Fisik, Staphylococcus Epidermidis, Aktivitas Antibakteri
Subjects: WA Public Health > WA 1-106 Reference Works. General Work
Divisions: Fakultas FAKAR > S1 Farmasi
Depositing User: Dyan Suwartiningsih
Date Deposited: 18 Nov 2025 05:40
Last Modified: 18 Nov 2025 05:40
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/875

Actions (login required)

View Item
View Item