Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Pada Tempat Praktek Mandiri Dokter Dan Dokter Gigi Di Wilayah Kota Pasuruan

Rachmatulaili, Rachmatulaili (2025) Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Pada Tempat Praktek Mandiri Dokter Dan Dokter Gigi Di Wilayah Kota Pasuruan. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 235111038 Rachmatulaili.docx] Text
2025 235111038 Rachmatulaili.docx
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of 235111038 Cover.pdf] Text
235111038 Cover.pdf

Download (69kB)
[thumbnail of 235111038 Abstrak.pdf] Text
235111038 Abstrak.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of 235111038 BAB I.pdf] Text
235111038 BAB I.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of 235111038 Daftar Pustaka.pdf] Text
235111038 Daftar Pustaka.pdf

Download (227kB)

Abstract

Implementasi Rekam Medis Elektronik menjadi bagian dari transformasi digital sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Namun, kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama masih beragam. Tujuan penelitian menganalisis kesiapan implementasi RME ditinjau dari aspek sumber daya manusia, budaya kerja, tata kelola dan kepemimpinan, serta infrastruktur di tempat praktik mandiri di Kota Pasuruan. Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan informan diperoleh dari observasi dan wawancara kepada 20 tempat praktek mandiri dokter (TPMD) dan Tempat praktek mandiri dokter gigi (TPMDG) yang berada di wilayah kota Pasuruan. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara. Waktu pengambilan data dilaksanakan pada 20 Mei-20 Juli 2025. Etika penelitian Nomor: 0623424/EC/KEPK/I/04/2025. Hasil penelitian menemukan bahwa sebagian besar informan memahami Rekam Medis Elektronik (RME) sebagai input data elektronik mudah diaplikasikan dalam praktik, terutama bila didukung oleh jaringan internet yang lancar. Meskipun sosialisasi mengenai RME dilakukan oleh dinas kesehatan, pelatihan formal masih sangat terbatas, dengan hanya penjelasan singkat dari organisasi profesi. Kendala utama penerapan RME adalah masalah konektivitas internet dan jaringan. Konektivitas antara pemilik praktek dan petugas rekam medis umumnya berjalan dengan mudah. Pemilik praktek siap dan bertanggung jawab penuh terhadap data pasien. Segi infrastruktur, persiapan perangkat keras dan biaya dianggap sudah memadai, namun masih terdapat kebutuhan untuk sistem backup data. Kebijakan pemerintah dianggap belum optimal karena masih berupa sosialisasi dan perlu peningkatan pencapaian penggunaan lebih efektif. Diharapkan Pemerintah dan organisasi profesi menjalin kerja sama strategis dalam mendukung kebijakan, regulasi, serta bantuan teknis untuk memastikan implementasi RME berkelanjutan dan mengikuti perkembangan teknologi. Peneliti juga menyarankan peningkatan pelatihan berkelanjutan serta penyeragaman aplikasi RME guna meningkatkan efektivitas dan konsistensi penggunaan sistem.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kesiapan Implementasi, Rekam Medis Elektronik (RME), Tempat Praktik Mandiri, Dokter Umum, Dokter Gigi
Subjects: W General Medicine, Health Professions > W 87-96 Professional Practice
WX Hospitals and Other Health Facilities > WX 200-225 Clinical Departments and Units
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 20 Nov 2025 03:01
Last Modified: 20 Nov 2025 03:43
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/890

Actions (login required)

View Item
View Item