Uji Aktivitas Sediaan Krim Fraksi Etil Asetat Ekstrak Daun Katuk (Sauropus Androgynus (L.) Merr.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Tikus Putih Galur Wistar

Natasha, Holyrensi Ledy (2025) Uji Aktivitas Sediaan Krim Fraksi Etil Asetat Ekstrak Daun Katuk (Sauropus Androgynus (L.) Merr.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Tikus Putih Galur Wistar. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2161B003-2025-abstrak.pdf] Text
2161B003-2025-abstrak.pdf

Download (28kB)
[thumbnail of 2161B003-2025-bab1.pdf] Text
2161B003-2025-bab1.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of 2161B003-2025-daftarpustaka.pdf] Text
2161B003-2025-daftarpustaka.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of 2161B003-2025-full.pdf] Text
2161B003-2025-full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Luka sayat merupakan suatu kerusakan yang terjadi pada jaringan kulit akibat trauma benda tajam. Karakteristiknya adalah luka terbuka, nyeri, dan tidak adanya memar. Pengobatan luka dapat dilakukan pemberian obat dengan bahan alam salah satunya adalah daun katuk (Sauropus androgynus L.). Daun katuk dapat dikembangkan untuk pengobatan luka sayat dengan mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sediaan krim fraksi ekstrak daun katuk (Souropus androgynus L.) terhadap penyembuahan luka sayat pada tikus galur wistar dan untuk mengetahui konsentrasi yang lebih optimal sediaan krim fraksi ektrak daun katuk terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih galur wistar. Pembuatan krim dilakukan pada beberapa konsentrasi fraksi etil asetat ekstrak 5, 10 dan 20%. Uji aktivitas dilakukan pada 5 kelompok perlakuan masing-masing kelompok 5 ekor tikus galur wistar dengan menyayat pada punggung. Sebagai kontrol positif digunakan sagestam krim dan kontrol negatif vanishing cream. Pemberian krim pada luka sayat dilakukan 2 kali sehari. Parameter yang diukur adalah waktu penutupan luka. Data hasil uji aktivitas di uji statistik menggunakan ANOVA one way. Hasil uji pengamatan menunjukan sediaan krim fraksi etil asetat ekstrak daun katuk rata-rata penyembuhan luka tidak jauh berbeda dalam efektivitas penutupan luka. Ketiga konsentrasi 5% 10% dan 20% memberikan penyembuhan luka dengan efek yang optimal dalam waktu penutupan luka yaitu konsentrasi 20%, sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas fraksi etil asetat daun katuk memiliki efektivitas dalam penyembuhan luka sayat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Luka sayat, Daun katuk, Fraksi, Krim
Subjects: QV Pharmacology > QV 310-325 Noble Gases. Oxygen. Antioxidants
Divisions: Fakultas FAKAR > S1 Farmasi
Depositing User: Dyan Suwartiningsih
Date Deposited: 20 Nov 2025 07:15
Last Modified: 20 Nov 2025 07:15
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/895

Actions (login required)

View Item
View Item