Hubungan Status Karies Gigi dan Motivasi Perawatan Gigi terhadap Oral Health-Related Quality of Life (OHRQoL) pada Pasien Poli Gigi di RSUD Gambiran Kota Kediri

Khoironi, Hayumas Nurlita Firda (2025) Hubungan Status Karies Gigi dan Motivasi Perawatan Gigi terhadap Oral Health-Related Quality of Life (OHRQoL) pada Pasien Poli Gigi di RSUD Gambiran Kota Kediri. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 2151B1024 Hayumas N.pdf] Text
2025 2151B1024 Hayumas N.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[thumbnail of 2151B1024 Abstrak.pdf] Text
2151B1024 Abstrak.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 2151B1024 Cover.pdf] Text
2151B1024 Cover.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 2151B1024 Bab 1.pdf] Text
2151B1024 Bab 1.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 2151B1024 Daftar Pustaka.pdf] Text
2151B1024 Daftar Pustaka.pdf

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas hidup seseorang. Karies gigi, sebagai salah satu masalah kesehatan gigi paling umum, dapat menurunkan kualitas hidup karena dampaknya terhadap fungsi mulut, kenyamanan, estetika, dan interaksi sosial. Selain kondisi klinis, motivasi individu dalam melakukan perawatan gigi juga diduga memainkan peranan penting dalam menentukan persepsi terhadap kualitas hidup. Namun, masih terdapat kesenjangan penelitian yang mengkaji kontribusi status karies dan motivasi perawatan secara simultan terhadap Oral Health- Related Quality of Life (OHRQoL). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional yang melibatkan 185 pasien Poli Gigi RSUD Gambiran Kediri. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan klinis indeks DMF-T untuk status karies, serta kuesioner OHIP-14 dan DTMS untuk mengukur OHRQoL dan motivasi perawatan gigi. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman dan regresi logistik ordinal. Hasil: Terdapat hubungan positif yang signifikan namun lemah antara status karies gigi dan OHRQoL (r = 0.173, p = 0.018). Sementara itu, motivasi perawatan gigi memiliki hubungan yang lebih kuat dan signifikan terhadap OHRQoL (r = 0.237, p = 0.001). Secara simultan, DMF-T dan DTMS memengaruhi OHRQoL (p < 0.05), namun hanya DTMS yang berpengaruh secara signifikan secara parsial (p = 0.000). Kesimpulan: Motivasi perawatan gigi berperan lebih dominan dibandingkan kondisi klinis dalam memengaruhi persepsi kualitas hidup pasien. Intervensi kesehatan gigi sebaiknya tidak hanya menargetkan perawatan karies, tetapi juga peningkatan motivasi dan edukasi pasien secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Status Karies Gigi, Motivasi Perawatan Gigi, OHRQoL, OHIP-14, Kualitas Hidup
Subjects: WU Dentistry. Oral Surgery > WU 1-49 Reference Works. General Works
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 22 Nov 2025 03:34
Last Modified: 24 Nov 2025 03:59
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/914

Actions (login required)

View Item
View Item