Saptarianti, Rahmi (2025) Penerapan Panduan Asuhan Keperawatan 3S (SDKI, SIKI, SLKI) Dan Supervisi Komite Keperawatan Pada Kualitas Dokumentasi Asuhan Keperawatan Di EMR Dan Penilaian Kinerja Perawat Rumah Sakit Restu Kasih Jakarta Timur. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.
2025 235211198 Rahmi Saptarianti.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
2025 235211198 Rahmi Saptarianti-Cover.pdf
Download (1MB)
2025 235211198 Rahmi Saptarianti-Abstrak.pdf
Download (1MB)
2025 235211198 Rahmi Saptarianti-Bab 1.pdf
Download (1MB)
2025 235211198 Rahmi Saptarianti-Daftar Pustaka.pdf
Download (1MB)
Abstract
Dokumentasi keperawatan dan kinerja perawat merupakan pilar utama pelayanan kesehatan bermutu. Namun, ketidaklengkapan dokumentasi dan rendahnya kepatuhan masih ditemukan di rumah sakit. Baru sekitar 45% dokumentasi asuhan keperawatan di EMR RS Restu Kasih Jakarta Timur yang memenuhi standar SDKI, SIKI, SLKI. Dokumentasi yang tidak sesuai standar berisiko menyebabkan ketidaksesuaian pelayanan, kesalahan tindakan, dan lemahnya evaluasi terhadap luaran keperawatan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan penerapan panduan yang terstruktur serta pengawasan yang aktif di lingkungan praktik klinis. Penelitian ini dirancang untuk memberikan bukti ilmiah terkait efektivitas intervensi tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Panduan Asuhan Keperawatan 3S dan supervisi Komite Keperawatan terhadap kualitas dokumentasi asuhan keperawatan di EMR dan kinerja perawat.
Penelitian ini menggunakan desain true experimental pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari 49 perawat, dibagi dalam tiga kelompok: kontrol, intervensi PAK 3S dan intervensi PAK 3S dengan supervisi Komite Keperawatan. Instrumen menggunakan lembar observasi, ceklist audit dokumen rekam medis dan penilaian kinerja perawat. Analisis dilakukan dengan uji Wilcoxon, Mann-Whitney, dan Kruskal-Wallis. Penerapan Panduan Asuhan Keperawatan 3S meningkatkan skor kualitas dokumentasi dari 59,27 menjadi 73,80 (peningkatan 24,5%) dan kinerja perawat dari 54,76 menjadi 70,39 (peningkatan 28,5%). Supervisi Komite Keperawatan meningkatkan kualitas dokumentasi dari 73,80 menjadi 81,23 (peningkatan 10,1%) dan kinerja perawat dari 70,39 menjadi 76,43 (peningkatan 8,6%). Kelompok dengan kombinasi PAK 3S dan supervisi menunjukkan hasil tertinggi namun belum mencapai target standar rumah sakit yaitu 95% kelengkapan dokumentasi.
Penerapan Panduan Asuhan Keperawatan 3S dan supervisi Komite Keperawatan efektif meningkatkan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan di EMR dan kinerja perawat. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan SOP dokumentasi keperawatan dan program supervisi rutin untuk mendukung mutu pelayanan keperawatan berbasis EMR secara berkelanjutan di rumah sakit
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Panduan Asuhan Keperawatan 3S, Supervisi Komite Keperawatan, Dokumentasi Keperawatan, Kinerja Perawat, EMR |
| Subjects: | WY Nursing > WY 1-49 Reference Works |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > S2 Keperawatan |
| Depositing User: | Nunung Liberty |
| Date Deposited: | 26 Nov 2025 02:44 |
| Last Modified: | 26 Nov 2025 02:53 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/937 |
