Zulveritha, Dawson (2025) Pengaruh Pengetahuan, Motivasi, Supervisi Dengan Kinerja Perawat Terhadap Pencegahan Infeksi Nasokomial Di Ruang Rawat Gawat Darurat RSUD Tarutung. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.
2025 225212003 Dawson Zulverita.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
2025 225212003 Dawson Zulverita-Cover.pdf
Download (2MB)
2025 225212003 Dawson Zulverita-Abstrak.pdf
Download (2MB)
2025 225212003 Dawson Zulverita-Bab 1.pdf
Download (2MB)
2025 225212003 Dawson Zulverita-Daftar Pustaka.pdf
Download (2MB)
Abstract
Faktor yang mendorong terjadinya infeksi nosokomial di rumah sakit, yaitu: melemahnya imunitas pasien, meningkatnya jumlah prosedur medis dan teknik invasif yang membuka kemungkinan terjadinya infeksi, serta kondisi intensif care. Pada dasarnya, ada faktor dari dalam dan luar diri perawat yang memengaruhi kinerja perawat. Faktor dari dalam diri perawat termasuk pengetahuan dan motivasi. Faktor dari luar diri perawat, seperti supervisi dan gaya kepemimpinan, sangat berpengaruh terhadap kinerja perawat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yaitu survei observasional dengan pendekatan metode cross sectional, desain observasional, untuk menyelidiki dinamika korelasi antara faktor resiko dan efek. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bertugas di Ruang yaitu ICU, NICU, IGD, ICCU, PONEC, RR Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung sebanyak 109 orang. Alat yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Nilai F-hitung yang diperoleh dalam analisis ini adalah 93.629, yang lebih besar dibandingkan dengan nilai F-tabel pada tingkat signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan yang sesuai. Nilai F-tabel untuk derajat kebebasan numerator (df1) = 3 dan denominator (df2) = 105 pada tingkat signifikansi 0,05 adalah sekitar 2.70. Pengetahuan nosokomial terbukti menjadi faktor dominan yang mempengaruhi kinerja perawat. Perawat yang memiliki pengetahuan tinggi tentang infeksi nosokomial cenderung lebih patuh dan disiplin dalam mengikuti prosedur yang ditetapkan. Motivasi yang tinggi juga berkontribusi besar dalam meningkatkan kinerja perawat. Supervisi yang efektif dari kepala ruangan dan pengawas lainnya turut memperkuat implementasi kebijakan pencegahan infeksi, memastikan bahwa prosedur yang ada dijalankan sesuai standar. Ketiga variabel ini saling berinteraksi untuk meningkatkan kinerja perawat dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Infeksi Nasokomial, Pengetahuan, Supervisi, Motivasi, Kinerja |
| Subjects: | WY Nursing > WY 1-49 Reference Works |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > S2 Keperawatan |
| Depositing User: | Nunung Liberty |
| Date Deposited: | 26 Nov 2025 03:04 |
| Last Modified: | 26 Nov 2025 03:15 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/938 |
