Hubungan Tingkat Risiko Ergonomi Dan Beban Kerja Dengan Keluhan Low Back Pain Pada Pekerja Kuli Angkut Di Pasar Induk Pare

Hebatullah, Haniefa (2025) Hubungan Tingkat Risiko Ergonomi Dan Beban Kerja Dengan Keluhan Low Back Pain Pada Pekerja Kuli Angkut Di Pasar Induk Pare. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2121B0018-2025-abstrak.pdf] Text
2121B0018-2025-abstrak.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of 2121B0018-2025-bab1.pdf] Text
2121B0018-2025-bab1.pdf

Download (434kB)
[thumbnail of 2121B0018-2025-full.pdf] Text
2121B0018-2025-full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 2121B0018-2025-daftarpustaka.pdf] Text
2121B0018-2025-daftarpustaka.pdf

Download (697kB)

Abstract

Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja dengan aktivitas fisik tinggi, terutama pada pekerjaan angkat-angkut yang dilakukan secara manual tanpa bantuan alat dan tanpa memperhatikan prinsip ergonomi. Aktivitas ini menuntut postur tubuh yang tidak ideal secara berulang, sehingga menimbulkan tekanan pada tulang belakang dan otot. Kondisi ini berisiko menurunkan produktivitas dan meningkatkan beban kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat risiko ergonomi dan beban kerja dengan keluhan LBP pada pekerja kuli angkut di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sebanyak 56 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan antara lain lembar observasi REBA untuk menilai postur kerja, oxymeter untuk mengukur denyut nadi sebagai indikator beban kerja, dan kuesioner untuk menilai tingkat keluhan LBP. Analisis data dilakukan dengan Uji Rank Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pekerja berada pada tingkat risiko ergonomi “sedang” dan beban kerja dalam kategori “diperlukan perbaikan”. Keluhan LBP terbanyak juga berada pada tingkat “sedang”. Terdapat hubungan signifikan antara risiko ergonomi saat membawa beban dengan keluhan LBP (p-value = 0,001; r = 0,572), serta antara beban kerja dan keluhan LBP (p-value = 0,045; r = 0,269). Hal ini menunjukkan bahwa pekerja yang terpapar postur kerja tidak ergonomis dan beban kerja fisik berlebih dalam jangka waktu yang lama berisiko lebih tinggi mengalami gangguan muskuloskeletal seperti LBP. Intervensi ergonomi dan lingkungan kerja sangat penting untuk menurunkan kejadian LBP dan meningkatkan produktivitas pekerja di sektor informal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ergonomi, Beban Kerja, Low Back Pain (LBP)
Subjects: W General Medicine, Health Professions > W 68-81 Access to Health Information and Health Care. Medical Economics
Divisions: Fakultas FAKAR > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Dyan Suwartiningsih
Date Deposited: 01 Dec 2025 08:02
Last Modified: 02 Dec 2025 05:32
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/988

Actions (login required)

View Item
View Item