Rahmawati, Erna Dwi (2025) Hubungan Kualitas Sanitasi Lingkungan Dan Perilaku Kesehatan Ibu Dengan Kejadian Diare Pada BalitaDi Desa Bulu Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk. Undergraduate thesis, Universitas STRADA Indonesia.
232140052-2025-abstrak.pdf
Download (233kB)
232140052-2025-bab1.pdf
Download (471kB)
232140052-2025-daftarpustaka.pdf
Download (167kB)
232140052-2025-full.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Faktor yang sering diidentifikasi sebagai penyebab diare pada balita adalah kualitas sanitasi lingkungan yang buruk. Kondisi ini juga dapat diperparah oleh rendahnya perilaku kesehatan ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kualitas sanitasi lingkungan dan perilaku kesehatan ibu dengan kejadian diare pada balita di Desa Bulu Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk.Jenis penelitian ini adalah korelasi cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu balita di Desa Bulu Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk pada Bulan Juli 2025 yang berjumlah 240 ibu. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dan diperoleh besar sampel 71 responden. Variabel independent dalam penelitian ini adalah sanitasi lingkungan dan perilaku kesehatan ibu, sedangkan variabel dependent adalah kejadian diare pada balita. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan teknik uji koefisien kontingensi dengan batas kesalahan α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 71 responden, sebagian besar ibu balita memiliki sanitasi lingkungan yang tidak sehat sebanyak 43 responden (60,6%). Sebagian besar ibu balita memiliki perilaku kesehatan yang negatif, yaitu sebanyak 46 responden (64,8%). Sebagian besar ibu memiliki balita yang mengalami kejadian diare sebanyak 41 responden (57,7%). Ada hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita (p-value = 0,000). Ada hubungan perilaku kesehatan ibu dengan kejadian diare pada balita (p-value = 0,000). Sanitasi lingkungan yang buruk menjadi sumber utama kontaminasi bakteri penyebab diare. Perilaku ibu yang kurang memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan memperbesar peluang kejadian diare pada balita. Karena itu, penanganan diare balita tidak cukup hanya dengan intervensi medis, melainkan perlu pendekatan promotif dan preventif yang komprehensif melalui peningkatan edukasi kesehatan ibu balita.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sanitasi Lingkungan, Perilaku Kesehatan Ibu, Kejadian Diare Balita |
| Subjects: | WA Public Health > WA 670-674 General Environmental Pollution and Sanitation |
| Divisions: | Fakultas FAKAR > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Dyan Suwartiningsih |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 05:38 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 05:38 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/1174 |
