Analisis Faktor Determinan Yang Memengaruhi Kepatuhan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Berdasarkan Theory Of Planned Behavior (TPB) Di Rumah Sakit Citra Husada Jember

Yudisianto, Alfi (2025) Analisis Faktor Determinan Yang Memengaruhi Kepatuhan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Berdasarkan Theory Of Planned Behavior (TPB) Di Rumah Sakit Citra Husada Jember. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 235111039 Alfi Yudisianto.pdf] Text
2025 235111039 Alfi Yudisianto.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of 2025 235111039 Alfi Yudisianto-Cover.pdf] Text
2025 235111039 Alfi Yudisianto-Cover.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 2025 235111039 Alfi Yudisianto-Abstrak.pdf] Text
2025 235111039 Alfi Yudisianto-Abstrak.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 2025 235111039 Alfi Yudisianto-Bab1.pdf] Text
2025 235111039 Alfi Yudisianto-Bab1.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 2025 235111039 Alfi Yudisianto-Daftar Pustaka.pdf] Text
2025 235111039 Alfi Yudisianto-Daftar Pustaka.pdf

Download (3MB)

Abstract

Perilaku pelaporan insiden di kalangan tenaga kesehatan masih rendah sehingga membangun budaya keselamatan yang kuat dan sistem pelaporan insiden yang efektif menjadi krusial dengan meningkatnya kejadian insiden keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor determinan yang memengaruhi kepatuhan pelaporan insiden keselamatan pasien berdasarkan theory of planned behavior di Rumah Sakit Citra Husada Jember. Penelitian ini menggunakan design cross sectional dengan populasi adalah staf medis dan keperawatan di Rumah sakit Citra Husada Jember. Penelitian ini melibatkan sebanyak 116 partisipan yang ditetapkan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pengujian logistic regression binary. Hasil penelitian menemukan bahwa profesional kesehatan sebagian besar melaporkan perundungan tinggi (56,9%), budaya keselamatan pasien buruk (75,0%), motivasi perlindungan rendah (53,4%), dan tidak patuh dalam pelaporan insiden keselamatan pasien (55,2%). Analisis logistic regression binary yang berpeluang untuk patuh dalam pelaporan insiden yakni perundungan yang rendah (aOR: 1,8; 95%CI: 0,69-4,81), budaya keselamatan pasien yang baik (aOR: 2,9; 95%CI: 093- 9,25), serta motivasi perlindungan yang tinggi (aOR: 1,91; 95%CI: 0,86-4,25). Manajemen rumah sakit yang bertanggung jawab harus bekerja untuk meningkatkan pelaporan insiden penyedia layanan kesehatan dengan tujuan untuk meningkatkan praktik keselamatan pasien. Pelatihan di tempat kerja yang terkait dengan insiden keselamatan pasien harus diatur dan diberikan kepada penyedia layanan kesehatan dengan segera. Kerja tim dalam unit kerja dan di seluruh rumah sakit harus didorong untuk meningkatkan perilaku pelaporan insiden keselamatan pasien.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan, Keselamatan Pasien, Pelaporan Insiden, Theory Of Planned Behavior
Subjects: WA Public Health > WA 525-590 Health Administration and Organization
WX Hospitals and Other Health Facilities > WX 150-190 Hospital Administration and Health Facility Administration
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 12 Nov 2025 07:28
Last Modified: 26 Nov 2025 05:57
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/846

Actions (login required)

View Item
View Item