Efektifitas Posisi Prone Dengan Posisi Orthopneic Terhadap Saturasi Oksigen Dan Respirasi Rate Pada Pasien Di Ruangan Isolasi RSUD Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo

Dali, Agus Salim (2025) Efektifitas Posisi Prone Dengan Posisi Orthopneic Terhadap Saturasi Oksigen Dan Respirasi Rate Pada Pasien Di Ruangan Isolasi RSUD Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 235212075 Agus Salim Dali.docx] Text
2025 235212075 Agus Salim Dali.docx
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of 235212075 Cover.pdf] Text
235212075 Cover.pdf

Download (113kB)
[thumbnail of 235212075 Abstrak.pdf] Text
235212075 Abstrak.pdf

Download (163kB)
[thumbnail of 235212075 Bab 1.pdf] Text
235212075 Bab 1.pdf

Download (267kB)
[thumbnail of 235212075 DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
235212075 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (237kB)

Abstract

Pasien dengan gangguan pernapasan di ruang isolasi sering mengalami hipoksia yang memerlukan intervensi non-invasif untuk meningkatkan oksigenasi. Posisi tubuh seperti prone dan orthopneic diketahui berpengaruh terhadap mekanika pernapasan, distribusi ventilasi-perfusi, serta saturasi oksigen (SpO₂) dan frekuensi pernapasan (respirasi rate). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas posisi prone dan orthopneic terhadap peningkatan saturasi oksigen dan penurunan respirasi rate pada pasien di ruang isolasi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan rancangan pre-post test with control group. Sampel terdiri dari 66 responden yang dibagi ke dalam tiga kelompok: kelompok posisi prone (n=22), kelompok posisi orthopneic (n=22), dan kelompok kontrol dengan posisi head up (n=22). Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Variabel dependen adalah SpO₂ dan respirasi rate yang diukur pada waktu 0 menit, 30 menit, dan 60 menit setelah intervensi. Data dianalisis menggunakan Repeated Measures ANOVA dan uji One Way ANOVA untuk membandingkan antar kelompok. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada saturasi oksigen dan penurunan respirasi rate di kedua kelompok intervensi. Pada kelompok prone, rata-rata SpO₂ meningkat dari 92,41% menjadi 97,41% dan respirasi rate menurun dari 27,59 kali/menit menjadi 22,73 kali/menit dalam 60 menit. Pada kelompok orthopneic, SpO₂ meningkat dari 92,77% menjadi 98,23% dan respirasi rate turun menjadi 24,55 kali/menit. Kelompok kontrol menunjukkan perubahan minimal. Uji statistik menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok (p < 0,05), dengan posisi orthopneic menunjukkan peningkatan SpO₂ yang sedikit lebih tinggi dibandingkan posisi prone.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Prone Position, Orthopneic Position, SpO2, Respirasi Rate
Subjects: WF Respiratory System > WF 1-110 Reference Works. General Works
WF Respiratory System > WF 140 Diseases of the Respiratory System (General)
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Keperawatan
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 15 Nov 2025 04:42
Last Modified: 15 Nov 2025 04:53
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/856

Actions (login required)

View Item
View Item