Pengaruh Terapi Manipulasi Massage Terhadap Pencegahan Timbulnya DOMS Pada Atlet Lari Jarak Pendek/Sprint Siswa Club Athletik SMAN 91 Jakarta

Lestari, Wiwit Azmi (2025) Pengaruh Terapi Manipulasi Massage Terhadap Pencegahan Timbulnya DOMS Pada Atlet Lari Jarak Pendek/Sprint Siswa Club Athletik SMAN 91 Jakarta. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 2025 225112033 Wiwit Azmi.doc] Text
2025 225112033 Wiwit Azmi.doc
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of 225112033 Cover.pdf] Text
225112033 Cover.pdf

Download (103kB)
[thumbnail of 225112033 ABSTRAK.pdf] Text
225112033 ABSTRAK.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of 225112033 BAB I.pdf] Text
225112033 BAB I.pdf

Download (275kB)
[thumbnail of 225112033 DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
225112033 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (211kB)

Abstract

Olahraga merupakan komponen penting dalam menunjang perkembangan fisik dan mental siswa, serta berperan dalam meningkatkan kebugaran jasmani dan keterampilan sosial. Namun, aktivitas fisik intensif seperti sprint seringkali menimbulkan Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), yang dapat mengganggu performa atletik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dua teknik terapi manipulasi Massage—kombinasi effleurage, shaking, dan kneading (ESK) serta kombinasi effleurage, shaking, dan hacking (ESH)— dalam meningkatkan rentang gerak (ROM) dan mengurangi nyeri otot pada atlet sprint di SMAN 91 Jakarta. Metode: yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada tiga kelompok: ESK (n=15), ESH (n=16), dan kelompok kontrol (n=13). Intervensi dilakukan selama empat minggu dengan frekuensi satu kali per minggu. Pengukuran ROM menggunakan goniometer, sedangkan nyeri otot dinilai dengan skala VAS. Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk, uji Friedman serta analisis lebih lanjut menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan bahwa terapi ESK secara signifikan mengurangi nyeri otot (p<0,005), sementara terapi ESH secara signifikan meningkatkan ROM (p<0,005). Kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan pada kedua variabel. Analisis dan diskusi: Hasil Temuan ini menunjukkan bahwa terapi manipulasi Massage, khususnya kombinasi teknik ESH dan ESK, efektif dalam menangani DOMS dan meningkatkan performa atlet. Terapi ini dapat menjadi pendekatan fisioterapis preventif dan rehabilitatif dalam mendukung kegiatan atletik di lingkungan sekolah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: DOMS, Massage Terapi, ROM, Effleurage, Shaking, Kneading, Hacking, Atlet Sprint
Subjects: WA Public Health > WA 250-295 Accident and Injury Prevention. Disasters
WE Musculoskeletal System > WE 500-600 Muscles and Tendons
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 18 Nov 2025 02:41
Last Modified: 18 Nov 2025 03:02
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/870

Actions (login required)

View Item
View Item