Pengaruh Penerapan Program Code STEMI Terhadap Door To Balloon Time Dan Early Warning Score Pasien St Elevation Myocardial Infarction Di Kota Manado

Sarippy, Jesseline Fensrilia (2025) Pengaruh Penerapan Program Code STEMI Terhadap Door To Balloon Time Dan Early Warning Score Pasien St Elevation Myocardial Infarction Di Kota Manado. Masters thesis, Universitas STRADA Indonesia.

[thumbnail of 235241067.pdf] Text
235241067.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of 235241067 Cover.pdf] Text
235241067 Cover.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 235241067 Abstrak.pdf] Text
235241067 Abstrak.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 235241067 Bab 1.pdf] Text
235241067 Bab 1.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 235241067 Daftar Pustaka.pdf] Text
235241067 Daftar Pustaka.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: ST Elevation Myocardial Infarction (STEMI) adalah kondisi gawat darurat kardiovaskular yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Salah satu indikator keberhasilan penanganan adalah waktu dari pasien masuk IGD hingga tindakan intervensi koroner primer atau dikenal sebagai Door to Balloon Time (D2BT). Program CODE STEMI bertujuan untuk mempercepat alur penanganan pasien STEMI.Tujuan: Mengetahui pengaruh penerapan program CODE STEMI terhadap Door to Balloon Time dan Early Warning Score (EWS) pasien STEMI. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif analitik dengan studi kohort retrospektif melalui uji Chi-Square dan analisis regresi linear sederhana. Data diambil dari dua rumah sakit di Kota Manado (Siloam Hospitals Manado dan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou) pada tahun 2022–2024, melibatkan 34 pasien CODE STEMI dan 66 pasien Non-CODE STEMI. Hasil: menunjukkan nilai signifikansi 0,001, Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara variabel, karena nilai signifikansi berada di bawah 0,05. Terdapat D2BT pada Program CODE STEMI Tercapai 8(8.0%) dan Tidak Tecapai 26(26.0%), pada Program Non-CODE STEMI Tercapai 1(1.0%) dan Tidak Tercapai 65(65.0%) dengan nilai P=0,001. Pelaksanaan program CODE STEMI dengan EWS, diperoleh nilai p = 0,000. Karena p < 0,01 yang mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan positif antara kedua variabel. Artinya, semakin baik pelaksanaan program CODE STEMI, maka nilai EWS pasien cenderung meningkat pula. Pada Non-CODE STEMI Terhadap EWS ditemukan r = 0,530 nilai ini menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Artinya, meskipun tidak sekuat pada kelompok CODE STEMI, peningkatan keterlibatan dalam layanan Non-CODE STEMI juga cenderung diikuti oleh peningkatan skor EWS pasien. Kesimpulan: Penerapan program CODE STEMI berpengaruh positif dalam mempercepat penanganan pasien STEMI dan memperbaiki kondisi klinis awal pasien pasca tindakan, ditandai dengan D2BT < 90 menit dan penurunan EWS.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: STEMI, CODE STEMI, Door to Balloon Time, Early Warning Score, Primary PCI
Subjects: WY Nursing > WY 1-49 Reference Works
Divisions: Fakultas Pascasarjana > S2 Keperawatan
Depositing User: Nunung Liberty
Date Deposited: 25 Nov 2025 04:06
Last Modified: 25 Nov 2025 04:15
URI: http://repository.strada.ac.id/id/eprint/929

Actions (login required)

View Item
View Item