SURYA ANANDAYU, PRATIKA (2024) HUBUNGAN PERAN KADER DALAM PEMBERIAN PMT DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA STUNTING DI KECAMATAN PANGGUL. Other thesis, IIK STRADA Indonesia.
Pratika Surya Anandayu (1911B00146)-Abstrak.pdf
Download (2MB)
Pratika Surya Anandayu (1911B00146)-Bab I.pdf
Download (2MB)
Pratika Surya Anandayu (1911B00146).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Pratika Surya Anandayu (1911B00146)-Daftar Pustaka.pdf
Download (2MB)
Pratika Surya Anandayu (1911B00146)-Lampiran.pdf
Download (2MB)
Abstract
HUBUNGAN PERAN KADER DALAM PEMBERIAN PMT DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA STUNTING DI KECAMATAN PANGGUL
Oleh :
Pratika Surya Anandayu, Suci Anggraini.,S.Kep.,Ns.,M.Kes
Email : pratikaanandayu@gmail.com
Permasalahan kesehatan yang menjadi prioritas utama saat ini adalah stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang terjadi pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk umur seusiannya. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan peran kader dalam pemberian PMT dengan peningkatan berat badan pada balita stunting di Kecamatan Panggul. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dari penelitian ini yaitu ibu balita stunting. Jumlah populasi sejumlah 35 responden dan sampel sebanyak 32 responden yang diambil dengan teknik Simpe Random Sampling. Terdapat 2 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel independen peran kader dalam pemberian PMT dan variabel dependent peningkatan berat badan. Dan menggunakan uji statistik Spearman rho. Hasil temuan didapatkan bahwa separuh lebih responden Sebagian besr responden dari peran kader kategori baik sebanyak 22 responden (68,8%). Sebagian besar responden dari responden balita stunting yang mengalami kenaikan berat badan berjumlah 21 responden (65,8%). Berdasarkan hasil analisis uji spearman menunjukkan bahwa nilai p-value 0,045 < 0,05 maka Hı diterima, jadi disimpulkan bahwa ada hubungan peran kader dalam pemberian PMTdengan peningkatan berat badan pada balita stunting di Kecamatan Panggul dengan besaran pengaruh 30,5%. Melalui mekanisme pemberian dan distribusi PMT, edukasi gizi, penyuluhan, seta dukungan sosial dan emosional, kader posyandu memainkan peran krusial dalam meningkatkan berat badan balita stunting. Kerjasama yang erat dengan tenaga kesehatan dan keluarga balita memastikan bahwa intervensi gizi yang diberikan efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, peran kader sangat vital dalam upaya mengatasi masalah stunting dan meningkatkan kesehatan balita secera keseluruhan.
Kata Kunci : Berat Badan, Peran Kader, Stunting
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | WS Pediatrics > WS 103-105 Growth and Development |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username hadi |
| Date Deposited: | 24 Sep 2024 04:02 |
| Last Modified: | 24 Sep 2024 04:09 |
| URI: | http://repository.strada.ac.id/id/eprint/134 |
